Magang Nasional Batch 2 Dimulai, Peserta Diminta Siapkan Diri

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan keterangan kepada pers usai rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI menyoal penguatan Program Magang Nasional (MagangHub), Senin, 6 Juli 2026.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan keterangan kepada pers usai rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI menyoal penguatan Program Magang Nasional (MagangHub), Senin, 6 Juli 2026.

RIENEWS.COM — Program Magang Nasional atau MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026, dimulai pada Senin, 21 September 2026. Peserta Program Pemagangan Nasional diminta mempersiapkan sejumlah kebutuhan.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Darmawansyah mengatakan, persiapan sebelum hari pertama diperlukan agar peserta memahami pelaksanaan program dan mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan sejak awal.

“Hal yang perlu dipersiapkan oleh peserta magang yakni, cek detail penempatan, pastikan kontak aktif, hubungi penyelenggara atau mentor, menyiapkan perlengkapan kebutuhan magang, serta membaca kembali posisi tugas magang,” ujar Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu, 20 September 2026.

Peserta perlu mengecek email dan nomor telepon yang didaftarkan untuk memastikan tidak melewatkan informasi penting dari penyelenggara. Sebelum hari pertama, peserta juga dapat menghubungi penyelenggara atau mentor untuk memastikan waktu dan lokasi kedatangan serta pihak yang perlu ditemui.

Selain itu, peserta perlu memastikan kelengkapan administrasi dan menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan selama mengikuti program. Peserta juga diharapkan membaca kembali posisi dan tugas yang telah dipilih agar memahami tanggung jawab yang akan dijalankan sesuai bidangnya.

Darmawansyah berharap Program Pemagangan Nasional dapat memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi peserta sekaligus menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.

“Kami berharap program pemagangan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi yang dimiliki. Melalui proses pemagangan yang tepat, peserta dapat mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” tutupnya. (Red)