RIENEWS.COM – Persamuhan Presiden Prabowo Subianto dengan para pemimpin redaksi (Pemred) media pada Sabtu, 22 Februari 2025. Pertemuan itu dilaksanakan sehari setelah aksi demonstrasi Indonesia Gelap yang digelar ribuan massa dari elemen mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil.
Pertemuan dengan para Pemred media disampaikan langsung Prabowo dalam unggahannya di media sosial X pribadinya @prabowo, pada Sabtu malam.
Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan kembali bersilaturahmi dengan rekan-rekan Pimpinan Redaksi (Pimred) serta tokoh-tokoh senior media di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Setelah hampir 20 bulan sejak pertemuan terakhir pada 18 Juni 2023, akhirnya hari ini kami kembali bertemu dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan selama enam jam.
Kami berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai berbagai isu serta kebijakan strategis, di mana media memegang peran penting sebagai ujung tombak penyampaian informasi yang utuh dan terpercaya kepada masyarakat.
Semoga pertemuan ini semakin memperkuat sinergi dan kontribusi media dalam membangun bangsa.
Sejak Senin, 17 Februari 2025, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama koalisi masyarakat sipil menggelar aksi demonstrasi bertajuk Indonesia Gelap. Ribuan massa turun ke jalan memprotes kebijakan efisiensi anggaran Presiden Prabowo, yang digelar di berbagai kota Indonesia.
Demonstrasi Indonesia Gelap kembali digelar mahasiswa BEM SI dan koalisi masyarakat sipil pada Jumat, 21 Februari 2025.
Penelusuran Rienews.com, percakapan menyoal unjuk rasa Indonesia Gelap di media sosial X (dulu bernama Twitter), menjelang dan pada hari pelaksanaan aksi demonstrasi, sangat intens dan menjadi trending topik di media sosial X dengan tagar #IndonesiaGelap.
Ada pun tuntutan BEM SI dan koalisi masyarakat sipil di antaranya:
Artikel lain
Mahasiswa Gelar Aksi Demonstrasi Indonesia Gelap, Protes Kebijakan Presiden Prabowo
Usman Hamid: Seni Salah Satu Ruang Publik Menjadi Target Represi
Ini Instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Pasca KPK Tahan Hasto
Efisiensi Kabinet Merah Putih secara struktural dan teknis agar tidak terlalu besar dan boros anggaran.
Mendesak Presiden Prabowo mengeluarkan Perppu Perampasan Aset guna mengoptimalkan pemberantasan korupsi.
Menolak revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan yang dinilai melemahkan transparansi dan akuntabilitas.
Evaluasi total pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, agar tidak menjadi lahan korupsi.
Mewujudkan pendidikan gratis bagi seluruh rakyat tanpa ada diskriminasi kelas ekonomi.
Menolak revisi UU Minerba yang berpotensi menguntungkan oligarki tambang.
Artikel lain
Lima Catatan Masalah YLBHI Soal Pengesahan Revisi Keempat UU Minerba
Makna Keris Prabowo Kepada Jokowi dan Sejarah Keris Ken Arok
PSAD: Tidak Bijak Memangkas Anggaran Pendidikan dan Lembaga Pilar Demokrasi
Menghapuskan dwifungsi militer di sektor sipil, agar demokrasi tetap terjaga.
Reformasi menyeluruh terhadap institusi Polri, guna mencegah penyalahgunaan wewenang. (Rep-02)





