RIENEWS.COM – Menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mengatasi masalah, kini masih menjadi tren di masyarakat. Responsif dari petugas Damkar ini menjadi pilihan utama bagi warga, seperti yang dialami salah satu penghuni rumah di perumahan Ichiwani, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Agus Muhri Sembiring langsung mengambil telepon selularnya dan menghubung Dinas Damkar Karo pada Sabtu petang, 31 Mei 2025. Dia melaporkan keberadaan dua ekor ular berada di platfon kamarnya. Keberadaan dua reptil itu, tentu menjadi kekhawatiran keselamatan Agus dan keluarganya.
Tak butuh waktu lama, kurang dari 15 menit, laporan Agus direspons petugas Damkar yang tiba di lokasi kejadian.
“Di mana ularnya, bang, dan berapa ekor terlihat tadi,” ucap salah satu petugas Damkar kepada Agus, pemilik rumah.
Usai mendengarkan penjelasan Agus, tiga personel Damkar tersebut langsung beraksi, melakukan pencarian dan penangkapan terhadap ular yang bermukim di rumah Agus.
Artikel lain
Tangani Kebakaran Pasar Berastagi, Bupati Beri Reward Kepada Tim Damkar Karo
Ini Alasan Debitur Yudi Widodo Gugat BRI Kota Pinang Rp2 Miliar
Keputusan Mahkamah Konstitusi: Sekolah Dasar Tidak Dipungut Biaya
Keberadaan personel Damkar mendapat perhatian warga perumahan, yang menanti kesuksesan ketiga personel Damkar menangkap reptil yang menyatroni rumah Agus.
Tepuk tangan warga akhirnya pecah, setelah ketiga personel Damkar Karo, kurang dari satu jam, berhasil menangkap ular tersebut dan memasukannya ke dalam karung goni.
“Saya dan keluarga sangat berterimakasih sekali atas pertolongan dari Damkar Karo. Benar-benar nyata, dan mulia pekerjaan mereka guna membantu warga. Tentunya sangat saya apresiasi kerja mereka,” ucap Agus bersungguh-sungguh.
Pujian kepada petugas Damkar disampaikan warga lainnya.
Artikel lain
Update Data Jemaah Haji 2025 yang Wafat
Tingkatkan Level UMKM, Gubsu Bobby Akselerasi 1.700 UMKM
Kejari Karo Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pupuk Subsidi Senilai Rp991 Juta
“Salut kita melihat petugas Damkar ini, cepat responsnya dan engak neko– neko. Meski sempat digigit ular (salah satu personel) Damkar terlihat santai,” ucap Samsul Bahri. (Rep-01)






