EKBIS  

Alasan Milenial Pilih Rumah di Kota Mandiri Bekala

Perumahan di Kota Mandiri Bekala. Foto Istimewa.
Perumahan di Kota Mandiri Bekala. Foto Istimewa.

RIENEWS.COM – Kota Mandiri Bekala menjadi pilihan generasi milenial yang ingin memiliki rumah impian. Selain modelnya yang apik, letaknya yang strategis menjadi faktor utama perumahan KPR Subsidi yang dibangun PT Propernas Nusa Dua (PND), ini laris manis.

Berkonsep rumah murah berkualitas, perumahan ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang berada di Jalan Meranti 1, Simalingkar A, Deli Serdang, Sumatera Utara, kini tengah mengerjakan tahap ketiga yakni Cluster Alyxia.

Tio, salah satu pemilik hunian di Kota Mandiri Bekala, mengatakan, alasan penting membuatnya membeli rumah tersebut, karena lokasinya cukup strategis, dekat dengan beragam fasilitas publik.

“Saya mengambil rumah di Kota Mandiri Bekala karena lokasinya yang strategis. Tidak jauh dari beragam fasilitas publik di antaranya pajak (pasar), rumah sakit dan sekolah. Ini tentu saja memudahkan penghuni perumahan,” aku Tio, Kamis, 30 Mei 2024.

Pria yang masih lajang ini, mengungkapkan alasan lainnya membeli rumah di Kota Mandiri Bekala, karena kampus dua USU (Universitas Sumatera Utara) juga dekat dari lokasi perumahan, kemudian jarak perumahan tersebut tidak jauh dengan tempat kerjanya.

Penghuni lainnya, Roganda menuturkan, akses jalan ke perumahan Kota Mandiri Bekala bisa dilalui dari perumahan Simalingkar ataupun dari Simpang Selayang, yang langsung terhubung dengan Jalan Jamin Ginting.

“Akses jalan pun sudah bagus, lebar dan sudah pengerasan aspal. Untuk akses di dalam perumahan sudah terbangun. Akses jalan dengan paving block, saluran pembuangan atau parit yang baik sehingga terhindar dari bencana banjir,” kata Roganda.

Hal yang paling membuat perumahan ini kelihatan kece, kata Roganda, telah disediakan lahan parkir mobils yang asri.

“Memberikan kesan rapi. Bagi para penghuni yang memiliki mobil sudah terhindar dari repetan pengguna jalan, sebab tidak ada lagi mobil parkir di jalan,” tuturnya.

Mikael Sinaga akhirnya memutuska membeli rumah subsidi di Kota Mandiri Bekala, lantaran lokasinya yang strategis untuk rumah KPR subsidi.

“Kalau pilih rumah KPR subsidi lain, lokasinya jauh dan belum berkembang. Pilihannya Tanjung Morawa masuk dalam, Percut masuk dalam, Namorambe atau arah Sei Mencirim,” ungkapnya.

Artikel lain

PT PND Terima Dua Penghargaan dari BTN KC Medan

Tiket.com Sediakan Diskon 30 Persen hingga Cashback Liburan 3G Travel di Asia

Platform Digital Bakal Didenda Rp500 Juta per Konten Siarkan Judi Online

Perumahan di Kota Mandiri Bekala dinilai Mikael memiliki keunggulan lebih baik dari perumahan sejenis lainnya. Lahan perumahan cukup besar, tersedia faislitas PDAM, sistem drainase, jalan yang cukup besar, dan lainnya.

Menyoal legalitas, Tio, Ganda dan Mikael menyatakan, tidak menghawatirkannya. Ketiganya telah memastikan bahwa lokasi lahan perumahan yang dikerjakan Propernas Nusa Dua, pembeli  akan mendapatkan sertifikat kepemilikan tanah dan rumah.

“Awalnya banyak orang yang ragu dengan tanah di lokasi. Pasalnya, di lokasi tanah itu pernah konflik dengan penggarap. Akan tetapi, saya yakin bahwa tidak ada masalah dengan legalitas tanah,” ungkap Tio.

Keyakinan Roganda membeli hunian perumahan Kota Mandiri Bekala dilatari perusahaan pengembangnya merupakan perusahaan pemerintah.

“Sebab, perumahan yang dikembangkan oleh PT PND sebagai gabungan perusahaan BUMN, yakni Perumnas dan PTPN II. Menjamin legalitas status lahan yang saat ini sudah HGB nantinya akan dinaikkan menjadi SHM,” ujarnya.

Senada dengan Tio dan Ganda, Mikael menegaskan status lahan tidak akan jadi masalah karena KPR lebih terverifikasi.

“Memang sempat dengar ada konflik lahan dengan masyarakat lokal yang menggarap lahan itu. Tapi masalahnya sudah diselesaikan. Karena KPR jadi lebih terverifikasi legalitasnya. Setahuku, tanah itu milik PTPN II dan sudah dilepaskan untuk pembangunan perumahan,” tandas Mikael.

Hunian Kota Mandiri Bekala dibangun di lahan seluas 854.26 hektar. Pada Cluster Alyxia, akan dibangun 719 hunian. Terdapat tiga tipe bangunan rumah, yakni tipe 36, 40 dan 54.

Selain fasilitas kolam renang, Cluster Alyxia juga memiliki fasilitas jalan lingkungan selebar 7 meter, listrik 2.200 watt, one gate sistem dan fasilitas lainnya. Cluster ini juga mengusung hunian green housing dengan menggunakan cat yang ramah lingkungan. Harga rumah di Cluster Alyxia berkisar hingga Rp200-an juta.

“Untuk range harga kita kompetitif dan terjangkau. Sama seperti tahap pertama dan kedua, kita beri harga yang cukup murah dibandingkan dengan perumahan lainnya. Kualitas bangunan juga bagus. Jadi hunian murah dengan kualitas mewah,” kata Direktur Utama PT Propernas Nusa Dua Rizqi Aswaransyah.

Artikel lain

Kemenag Soroti Pemberangkatan Jemaah Haji 2024 Oleh Garuda Sering Delay

Paripurna DPR Sahkan Revisi UU Polri, TNI, Kementerian Negara dan Keimigrasian

Kenaikan UKT PTN Dibatalkan

Untuk memiliki rumah di Cluster Alyxia, masyarakat hanya perlu pengajuan NUP (Nomor Urut Pemesanan) sebesar Rp1 juta kepada pihak developer. Masyarakat yang telah mengajukan NUP, berkesempatan untuk memilih posisi unit rumat sesuai dengan keinginannya. (Rel)