Bangun RSU Kabanjahe, Bupati Karo Studi Banding ke RSU Sanjiwani

oleh -1.614 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat bertemu dengan Direktur RSU Sanjiwani, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Jumat 17 Mei 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan Pemerintah Kabupaten Karo untuk studi banding ke Rumah Sakit Umum (RSU) Sanjiwani di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, dalam rangka pembangunan gedung RSU Kabanjahe di Desa Rumah Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam rangka pembangunan RSU Kabanjahe yang baru, Pemda Karo mengajukan proposal anggaran pembangunan senilai Rp57 miliar kepada Kemenkes.

Menindaklanjuti hal itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Direktur RSU Kabanjahe Arjuna Wijaya, Ketua TP PKK Karo Sariati Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala Dinas Kesehatan Irna Safrina Meliala, Pejabat Pembuat Komitmen RSU Kabanjahe, Johanis Sitepu, Kabid LHK, Ida, Kepala Tata Usaha RSU Kabanjahe, Agnes Hiasanta br Tarigan, Pejabat Pengadaan RSU Kabanjahe, Hiskia Erikson Sebayang, Kabid Data dan Perencanaan, Magraniy br Peranginangin, dan Bendahara RSU Kabanjahe, Noralista, melakukan studi banding ke RSU Sanjiwani Gianyar, Jumat 17 Mei 2019. Kedatangan rombongan pejabat Pemda Karo disambut langsung Direktur RSU Sanjiwani Ida Komang Upeksa.

Direktur RSU Kabanjahe Arjuna Wijaya menjelaskan, rencana pembangunan RSU Kabanjahe di atas lahan 3,6 hektar di Desa Rumah Kabanjahe, berdasarkan konsultasi dan arahan Bidang Sarana dan Prasarana-Kemenkes, menganjurkan Pemda Karo melalui RSU Kabanjahe, segera melakukan studi banding ke rumah sakit yang memenuhi standar akreditasi rumah sakit dan syarat pelayanan kesehatan.

Ditegaskan Arjuna, Kemenkes menyatakan bahwa pembangunan RSU Daerah Sanjiwani  memenuhi standar akreditasi bahkan dana digelontorkan untuk pembangunan RSU tersebut.

Berita Terkait:

Bupati Karo-Moderamen GBKP Teken Perjanjian Pinjam Pakai RSU Kabanjahe

“Untuk itu RSU Sanjiwani di Kabupaten Gianyar, Bali, adalah RSU yang menjadi pilihan tepat sesuai petunjuk Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Kesehatan RI. Inilah alasan kami mengikuti arahan dari Kemenkes agar kita juga disetujui anggarannya. Dasar petunjuk  ini, kami melakukan setudi banding ke RSU Sanjiwani Gianyar,” tutur Arjuna.

Direktur RSU Sanjiwani, Ida Komang Upeksa mengapresiasi kedatangan rombongan Bupati Karo Terkelin Brahmana, yang dinilai begitu antusias dan bersahabat.

Baca Berita:

Dosen UMY Sebut Iklan Indonesia Secara Etika Tidak Maju

Warga Palas Tewas Diterkam Harimau

“Walaupun baru pertama kali ini kami jumpa tapi beliau (Bupati Karo) cepat berinteraksi dalam mendengarkan penjelasan awal mula RSU Sanjiwani lulus akreditasi,” tutur Ida.

Dalam kesempatan itu, Ida menuturkan akan berkunjung ke Karo dalam menjalin hubungan dengan Pemda Karo.

“Sebab menurut Pak Bupati Karo tadi, daerah Bali hampir memiliki kesamaan dalam pariwisata dengan Kabupaten Karo,” ujar Ida.

Sementara itu Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan terima kasih atas sambutan Direktur RSU Sanjiwani.

“Terima kasih telah  menyambut kami dengan baik. Rombongan studi banding dari Pemerintah Kabupaten Karo ini bertujuan untuk melihat perencanaan dan struktur ruang pembangunan rumah sakit umum sesuai arahan Kementerian Kesehatan,” kata Terkelin.

Dalam kunjungan ke RSU Sanjiwani, Bupati Karo dan rombongan langsung melihat kondisi pembangunan fisik, desain kultural yang memiliki kearifan lokal setempat.

“Seperti ini akan kami adopsi ke depan untuk rencana pembangunan RSU Kabanjahe,” tegas Terkelin.

Bupati menegaskan, rencana pembangunan RSU Kabanjahe di lokasi baru karena, lahan yang lama sekarang ini adalah milik Moderamen GBKP.

“Selanjutnya pihak GBKP sebelumnya telah memberikan pinjam pakai kepada Pemkab Karo sesuai  hak alas Tanah HGB No. 316. Untuk itulah kami ingin membangun RSU Kabanjahe. Namun demikian kami membutuhkan informasi dan pedoman dari pihak RSU Sanjiwani Gianyar, semoga dapat bermanfaat bagi kami seterusnya dalam menata kelola RSU khususnya,” imbuh Terkelin.

Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi mengungkapkan, Pemda Karo telah memberikan proposal pembangunan RSU Kabanjahe kepada Kemenkes. Disebutkannya, rencana biaya pembangunan RSU Kabanjahe dalam proposa Pemda Karo senilai Rp57 miliar.

“Kami sudah layangkan proposal ke Kemenkes RI Tahun 2019 ini untuk meminta dana sebesar Rp57 miliar agar RSU Kabanjahe dapat kita bangun melalui dana Kemenkes RI, nantinya,” kata Nasib.

Dijelaskannya, pengajuan anggaran pembangunan itu masih menunggu persetujuan dari Kemenkes.

“Dana yang disetujui kita belum tahu. Tapi kita berharap mudah-mudahan dana tersebut cukup untuk membangun RSU Kabanjahe beserta fasilitas yang lainnya di atas lahan 3.6 hektare untuk  mengimbangi RSU Sanjiwani Gianyar yang sudah dibangun di atas lahan 2 hektar dengan dana Kemenkes RI,” kata Nasib.

Mulai tahun ini, Nasib melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Karo akan berbenah melakukan pembangunan fisik di lahan yang baru.

“Sehingga dengan turunnya bantuan dari Kementerian Kesehatan pada Tahun 2020 akan mempercepat terwujudnya RSU kabanjahe yang baru,” pungkas Nasib. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *