Bangunan Tiga SD di Karo Tak Layak, Pengawasan Tak Maksimal

oleh -1.461 Kali Dibaca
Kondisi bangunan salah satu sekolah dasar dari tiga SD yang rusak di Tiga Jumpa, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Kondisi tiga bangunan sekolah dasar (SD) di Tiga Jumpa, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo, yaitu SD 040515, SD 040516 dan SD 040517 diketahui tidak layak untuk tempat kegiatan belajar mengajar (KBM). Ada yang asbesnya berlubang, dan sejumlah fasilitas tidak memadai, seperti WC yang jorok serta meja kursi tidak lagi layak pakai. Kondisi tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aliansi Indonesia – Badan Penelitian Aset Negara (DPC LAI – BPAN) Kabupaten Karo, Sarjana Ginting.

“Kondisinya memprihatinkan. Kami kecewa ulah oknum kepala sekolah yang tidak mau merawat bangunan itu. Hanya mementingkan diri sendiri,” kata Sarjana kepada wartawan di halaman Kantor Bupati Karo di Kabanjahe, Jumat, 28 Juni 2019.

Sarjana mempertanyakan kinerja tiga kepala sekolah dari SD 040515, SD 040516 dan SD 040517 maupun Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Karo, Parlindungan Gurusinga. Menurut Sarjana, ketiga kepala sekolah itu patut dicopot dan dievaluasi.

“(Kabid SD) juga jangan hanya duduk di kantor saja, tanpa pernah menegur. Kepala sekolah SD kan di bawah pengawasannya,” kata Sarjana kesal.

Temuan itu diharapkan menjadi cambuk bagi dunia pendidikan di Kabupaten Karo.

Baca Berita:

Pelaku Pembakar Ibu Tiri di Asahan Ditangkap di Riau

Sepekan Mahasiswi UQB Tewas, 15 Saksi Diperiksa

“Bagaimana anak-anak bisa cerdas di zaman now (sekarang, red) kalau bangunan sekolah saja tidak diperbaiki,” kata Sarjana.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana mengaku terkejut dan kecewa mendengar laporan tersebut. Menurut dia, seharusnya dinas yang membawahi kepala sekolah cepat tanggap merespon dinamika yang terjadi di lapangan. Bukan malah membiarkan persoalan berlarut-larut sehingga ketika timbul masalah seolah-olah lempar tanggungjawab.

“Apalagi masalah dunia pendidikan. Ini jangan main-main. Kemajuan Tanah Karo diukur dari sumber daya manusia sejak sekolah dasar. Anak-anak ini menjadi penerus generasi,” kata Terkelin yang akan menindaklanjuti dengan menghubungi pihak Dinas Pendidikan Karo.

Terkait evaluasi kinerja kepala sekolah, menurut Terkeoin sudah ada mekanisme yang mengatur melalui peran Kepala Dinas Pendidikan.

“Dia lebih paham regulasi, jika benar ada di bawah pengawasannya tidak becus,” ucap Terkelin yang berencana akan melihat kondisi ketiga SD itu.

Kepala Dinas Pendidikan Eddi Surianta Surbakti mengaku sudah dikontak staf bupati. Dia juga membenarkan kondisi bangunan tiga SD yang membutuhkan perhatian dan perbaikan.

“Kami akan segera memperbaiki,” kata Eddi. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *