Basarnas Berhasil Temukan Awi, Pemancing Hanyut di Seruwai

oleh -1.531 Kali Dibaca
Tim Basarnas Medan berhasil menemukan korban Awi, Senin malam, 22 Juli 2019, pemancing yang hanyut di sungai Seruwai di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara. [Foto Basarnas Medan | Rienews]

RIENEWS.COM –  Upaya pencarian dan pertolongan yang dilakikan personel Basarnas (Kantor Pencarian dan Pertolongan) Medan, dalam mencari Awi, pemancing yang hanyut di sungai Seruwai, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, berhasil. Korban Awin (59 tahun), penduduk Lingkungan V, Kelurahan Sei Mati, ditemukan, Senin malam, sekitar pukul 19.55 WIB.

Humas Basarnas Medan, Hisar Turnip menjelaskan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

“Korban telah ditemukan malam ini (Senin 22 Juli 2019), pukul 19.55 WIB, oleh Tim  SAR gabungan, lebih kurang 50 meter dari lokasi korban memancing,” ujar Hisar.

Awi dinyatakan hanyut sejak Minggu siang, 21 Juli 2019.

Baca Berita Basarnas Medan Di Sini

Hisar menjelaskan, semula korban memancing dengan menggunakan sampan di sungai Seruwai, di sekitar Kampung Nelayan Indah, perbatasan dengan Kelurahan Sei Mati.

Basarnas Medan baru mendapatkan laporan korban hanyut pada Senin pagi, sekitar pukul 06.22 WIB.

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan terima informasi sekitar pukul 06.20 WIB (Senin 22 Juli 2019) dari  Lurah Sei Mati, Bapak Ari Ismail, melalui selular,” kata Hisar.

Baca Berita:

Peringati HBA ke-59 Tahun, Kejari Karo Gelar Bakti Sosial

Polsekta Berastagi Ringkus 2 Pemadat di Rumah Kosong

Dalam laporan itu, Lurah Sei Mati menjelaskan bahwa, Minggu 21 Juli 2019, pukul  12.00 WIB, terjadi kondisi membahayakan manusia, satu orang hanyut di Sungai Seruwai.

“Korban menggunakan sampan memancing di Sungai Seruwai, warga sekitar sempat melihat korban hanyut bersama sampannya. Kemudian masyarakat beserta potensi SAR lainnya telah berusaha mencari korban di lokasi, tetapi hasil masih nihil,” ungkap Hisar.

Keesokan paginya, disepakati kejadian itu dilapokan ke Basarnas Medan.

“Tim Rescue Kantor SAR Medan diberangkatkan tidak lama setelah informasi diterima, menuju tempat kejadian musibah untuk memberikan bantuan operasional SAR. Personel delapan orang meluncur ke lokasi dengan menggunakan Rescue Carrier (pengangkut personel), satu unit LCR(Landing Craft Rubber), dan sejumlah peralatan Water Rescue pendukung lainnya,” imbuh Hisar. (Rep-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *