BPS Karo Gelar Rakor Penyusunan Disagregasi PMBT

oleh -1.656 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana membuka Rapat Koordinasi Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto yang digelar BPS Kabupaten Karo, Kamis 5 April 2018. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMBupati Karo Terkelin Brahmana menghadiri Rapat Koordinasi Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang dilaksanakan Badan Pusat Stastistik (BPS) Kabupaten Karo, di Sibayak Hotel, Berastagi, Kamis 5 April 2018.

Rakor ini dilaksanakan untuk percepatan fasilitasi penyelesaian masalah investasi. Dengan tersedianya data PMTB yang telah disagregasi berdasarkan institusi pemerintah, swasta, BUMN, dan berdasarkan lapangan usaha, dengan tujuan memperoleh gambaran PMTB di Indonesia menurut jenis barang, modal, lapangan usaha dan sektor institusi. Serta meningkatkan kualitas Data Neraca Nasional lain yang terkait investasi yang bermanfaat bagi pemerintah guna mengambil kebijakan untuk meningkatkan iklim investasi, dan dunia usaha, serta guna menentukan arah kebijakan usaha bagi kalangan dunia usaha.

Untuk itu, BPS akan melaksanakan survei penyusunan Disagregasi PMTB, yang akan dilaksanakan April-Juni 2018.

KLIK: Bupati Akan Hibahkan Tanah Untuk Kantor BNN dan Rehabilitasi  

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, investasi khususnya investasi fisik merupakan salah satu komponen yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Investasi fisik  direalisasikan dalam bentuk penambahan kapital atau dikenal juga sebagai Pmbentukan Modal Tetap Bruto. Untuk dapat mengetahui sejauh mana investasi memegang peranan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut, diperlukan instrumen khusus yang dapat dijadikan indikatornya.

“Intinya adalah, kalau kita memiliki data PMTB secara terinci baik menurut institusi maupun lapangan usaha, maka akan membantu semakin fokusnya perencanaan dan efisiensi, efektifitas alokasi dana perencanaan pembangunan. Peluangnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Jika ekonomi tumbuh, maka harapannya juga akan mendorong peningkatan penerimaan keuangan daerah,” kata Bupati Karo Terkelin Brahmana saat membuka Rakor Disagregasi PMTB.

Terkelin mengimbau kepada semua pihak untuk mendukung kegiatan survei penyusunan Disagregasi PMTB, dengan memberikan jawaban yang sesuai yang dibutuhkan, dengan jujur dan apa adanya.

Hadir dalam Rakor Disagregasi  Kepala BPKPAD Karo Anderiasta Tarigan, Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu Susi Iswara Bangun, para pengusaha, korporasi finansial, dan nonfinansial, pengurus lembaga nonprofit dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah. (Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *