Bupati Karo: Jauhi Politik Uang, SARA, dan Hoaks

oleh -1.213 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana menandatangani Deklarasi Pemilu 2019 yang digelar KPU Karo dalam acara KPU RUN, Minggu 7 April 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana mengajak masyarakat dan kontestan pada Pemilu serentak 2019 tidak melakukan politik uang, SARA dan berita bohoong (hoaks) serta menjaga kondisi pemilihan di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, berlangsung secara kondusif.

“Peserta Pemilu menjaga pemilihan dengan tertib dan damai. Peserta dapat menjauhi politik uang, SARA, dan penggunaan hoaks,” tegas Bupati Karo Terkelin Brahmana di acara “KPU RUN”, Minggu 7 April 2019.

Bupati menegaskan, Pemilu 2019 berlangsung secara umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Masyarakat diimbau untuk menggunakan hak pilihnya.

“Jangan Golput. Ramai-ramailah datang ke TPS pada 17 April 2019, gunakan hak pilih sesuai hati nurani,” tegas Terkelin Brahmana.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karo, menggelar kegiatan “KPU RUN” yang turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Karo Efendi Sinukaban, Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu, Sekda Pemkab Karo Kamperas Terkelin Purba, Wadanyon 125/Simbisa Mayor Inf. Irwansyah, Danramil 03/Berastagi, Bawaslu Karo, Asisten III Pemkab Karo Mulianta Tarigan, Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kakan Kesbang Tetap Ginting, Kakan Satpol PP Hendrik Philemon Tarigan, Kadis Perizinan Susi Iswara br Bangun, Kadis PMD Abel Tarawai Tarigan, Kabag Humas Djoko Sudjarwanto, Forkopimda, dan masyarakat Karo.

“KPU RUN” digelar dari Gedung DPRD Karo dengan rute Jalan Pahlawan-Simpang Enam-RSU Kabanjahe-Jalan Pala Bangun-kembali ke Gedung DPRD Karo.

Baca Berita:

Bupati Karo Kesal Jalan Desa Surbakti Kembali Rusak

Badikenita Usul Agar Bupati Karo Prioritaskan Kawasan Pariwisata Ini

Ketua KPU Kabupaten Karo Gemar Tarigan mengungkapkan kegiatan “KPU RUN” dilaksanakan guna meningkatkan partisipasi pemilih.

“Kegiatan ini diadakan untuk  meningkatkan partisipasi pemilih Kabupaten Karo, melaksanakan Pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang. Kami yakin dengan kedewasaan kita, partai politik, semuanya pasti akan aman dan terkendali jika pemilu berlangsung,” kata Gemar.

Gemar dalam kesempatan itu, menegaskan agar para pemilih yang belum menerima undangan memilih (formulir C6) tetap datang ke TPS.

“Saya imbau hadirlah ke TPS. Semisal ada pemilih belum menerima surat C6, jangan percaya seolah-olah belum dapat C6 tidak dapat memilih. Ini saya tegaskan sangat keliru, jangan percaya informasi hal tersebut. Silakan bawa KTP dan Kartu Keluarga ke TPS, tunjukkan maka kami selaku panitia penyelenggara membenarkan dapat memilih. Waktu yang diberikan di antara pukul 12.00 – 13.00 WIB, bagi yang tidak memiliki C6.  Sebab C6 hanya sifatnya pemberitahuan, bukan jaminan syarat mutlak memilih,” tegas Gemar.

Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu mengajak masyarakat untuk turut andil menyukseskan Pemilu 2019.

“Polri  bersama TNI di Kabupaten Karo siap untuk mengamankan berjalannya Pemilu 2019. Ini sudah bagian dari tugas Polri menjaga ketertiban dan keamanan untuk  memberikan  masyarakat Karo rasa aman, nyaman, saat menggunakan hak pilihnya ke TPS,”  ungkap Kapolres.

Kegiatan “KPU RUN” Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama perwakilan Capres/ Cawapres  01 dan  Capres/ Cawapres 02, serta 16 perwakilan partai politik menandatangani Deklarasi Pemilu 2019. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *