Bupati Karo Perintahkan Pemindahan Kontainer Sampah Pajak Buah Berastagi

oleh -1.293 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat melakukan blusukan ke Pajak Buah Berastagi, Jumat 2 Februari 2018.

RIENEWS.COMBupati Karo Terkelin Brahmana menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Karo untuk memindahkan kontainer sampah (bin) yang berada di Pajak Buah Berastagi, yang saat ini berada di depan bekas Kantor Camat Berastagi.

Rencana pemindahan kontainer sampah di Pajak Buah Berastagi tersebut, disampaikan Bupati Karo saat melakukan blusukan ke Pajak Buah Berastagi, Kecamatan Berastagi, Jumat 2 Februari 2018.

KLIK: Ini Tema Pembangunan Rancangan Awal RKPD Karo 2019

Menurut Terkelin, keberadaan kontainer sampah di Pajak Buah Berastagi, merupakan salah satu lokasi destinasi di Kabupaten Karo, mengganggu kenyamanan wisatawan.

“Tidak pantas lagi tumpukan sampah dimasukkan ke bin kontainer sampah terletak di depan Pajak Buah, di atas tanah seluas lebih kurang  20 x 10 meter persegi ini. Lalu dibiarkan begitu saja menumpuk. Sebab turis atau tamu dari daerah lain datang di Pajak Buah  mencium aroma bau sampah. Ini dapat menurunkan citra wisata kita,” tegas Bupati Karo.

Bupati mengaku sengaja mendatangi Pajak Buah Berastagi ingin kontainer sampah di objek wisata tersebut.

“Karena wilayah Berastagi adalah tempat objek wisata dan sebagai tolak ukur dalam kebersihan sekaligus penilaian bagi tamu-tamu yang berwisata ke Berastagi khususnya seputaran Pajak Buah Berastagi,” ujar Terkelin.

Didampingi Kadis Pariwisata Ir. Mulia Barus, Kabid LHK Hotman Brahmana, dan Camat Berastagi Mirton Ketaren, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengitari lokasi Pajak Buah Berastagi.

“Saya tugaskan Kabid LHK  Hotman Brahmana, buatkan kajian agar lokasi sampah yang ada di depan bekas Kantor Camat Berastagi tersebut dialihkan penempatan bin kontainer sampahnya ke Workshop Korpri Desa Guru Singa,” tegas Terkelin.

Bupati berkeinginan, Pajak Buah Berastagi menjadi bersih.

“Jadi lokasi sekarang steril, tidak ada lagi pemandangan yang jorok.  Sehingga dampaknya mudah-mudahan udaranya semakin sejuk serta tidak ada lagi aroma yang tidak menyedapkan,” imbuh Bupati Karo. (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *