Bupati Karo Perintahkan Perbaikan Infrastruktur Pertanian di Tiga Nderket

oleh -1.270 Kali Dibaca
Kadis PUPR Paten Purba, Kadis Pertanian Sarjana Purba dan Kabid Bina Marga PUPR Hendra Mitcon Purba dilokasi normalisasi irigasi Desa Tanjung Morawa, Kecamatan Tiga Nderket, Minggu 17 Maret 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat infrastruktur pertanian termasuk di Kecamatan Tiga Nderket. Bupati Karo Terkelin Brahmana memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Paten Purba dan Kepala Dinas Pertanian Karo Sarjana Purba untuk meninjau dan menangani persoalan irigasi di Desa Tanjung Morawa, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Hasil peninjauan yang dilakukan Kepala Dinas PUPR Paten Purba bersama Kepala Dinas Kadis Pertanian Sarjana Purba dan Kepala Bidang Bina Marga PUPR Hendra Mitcon Purba, mendapati saluran irigasi pertanian yang mengaliri Desa Tanjung Morawa, Desa Tiga Nderket dan Perbaji, tersumbat material batu.

Untuk melancarkan aliran air, Kabid Bina Marga PUPR Hendra Mitcon Purba, menyebutkan diperlukan perbaikan normalisasi irigasi.

Baca Berita: Dini Puspita Belum Ditemukan, Tim SAR Medan Susuri Sungai Begumit

Berita Pertanian Karo: Empat Negara Tawarkan Pemkab Karo Kerjasama Pertanian dengan Israel

“Setelah dilakukan peninjauan, irigasi membutuhkan normalisasi sementara untuk dapat berfungsi,” ujar Hendra, Minggu 17 Maret 2019.

Normalisasi irigasi, tegas  Hendra, akan segera dilakukan dengan mengerahkan peralatan berat ke lokasi.

“Alat berat eskavator mini guna mengorek saluran irigasi di Desa Tanjung Morawa yang tersumbat material bebatuan dari arus sungai Lau Borus pasca erupsi Gunung Sinabung,” kata Hendra.

Dikatakan Hendranya, normalisasi irigasi telah dikoordinasikan dengan masyarakat. Disebutkannya, normalisasi irigasi ini hanya sementara, sedangkan untuk pembangunan infrastruktur pertanian di Kecamatan Tiga Nderkat akan menunggu instruksi Bupati Karo Terkelin Brahmana.

“Kita sudah koordinasi dengan masyarakat sekitar terkait normalisasi sifatnya sementara, sambil menunggu Bupati Karo pulang dari India yang mengikuti program  Zero Budget Natural Farming (ZNBF) dalam bidang pertanian alami berbiaya nol,” imbuh Hendra.

Kepala Desa Tiga Nderket, Arie Anfi Kemil Sembiring menyatakan petani di desanya membutuhkan irigasi. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *