Bupati Karo Tegaskan Pentingnya Memutus Penularan Covid-19 Dengan Cara Ini

oleh -193 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang melakukan telekonferensi dengan Camat Kuta Buluh dan Tiga Nderket dalam penanganan virus corona, Senin 6 April 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana kembali menegaskan kepada jajarannya pentingnya memutus mata rantai penularan virus corona (Covid-19) di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Terkelin menekankan pihak kecamatan beserta Puskesmas dan Muspika terus memonitor serta mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai anjuran dari pemerintah dalam memutus mata rantai dan mencegah penularan virus corona.

“Selalu memonitoring dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat setiap anjuran pemerintah yang sudah terupdate selama ini. Baik social distancing, phsyical distancing, jaga jarak, cuci tangan, gunakan masker,” ujar Terkelin.

Hal itu disampaikan Terkelin dalam telekonferensi dengan Camat Kuta Buluh dan Tiga Nderket, Senin 6 April 2020, turut dihadiri Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang, Sekda Kamperas Terkelin Purba, Kalak BPBD Karo Martin Sitepu, Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kadis Kesehatan Irna Safrina, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Karo Andreasta Tarigan, Kadis Kominfo Jonson Tarigan.

Baca Berita: 

Wakil Bupati Karo dan Ikatan Bidan Bagikan Masker Kepada Masyarakat

Bupati Karo Anjurkan Pendatang Karantina Mandiri

Mengenai kedatangan warga ke Kabupaten Karo, maupun warga yang pulang kampung, Bupati Karo meminta camat mendata dan menganjurkan atau sosialisasi kepada para pendatang tersebut untuk melakukan isolasi (karantina) mandiri selama 14 hari.

“Masyarakat dari luar Tanah Karo yang  baru pulang kampung agar didata dan himbau untuk isolasi mandiri selama 14 hari guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Camat Kuta Buluh Josua Sebayang dan Camat Tiga Nderket Syukur Brahmana, melaporkan, bahwa kegiatan protokol dalam penanganan Covid-19 di wilayah mereka telah dilakukan, juga sosialisasi kepada masyarakat mengenai anjuran pemerintah dalam mencegah wabah virus corona.

Mengenai pendatang, Camat Kuta Buluh Josua mengungkapkan, telah mendata dan melakukan pengawasan bagi setiap orang asing maupun warga desa yang baru datang.

“Khusus di wilayah Kuta Buluh untuk warga asing di PT WEB yang memasuki Kabupaten Karo sudah diterapkan sistem isolasi mandiri sebelum di Medan selama 14 hari, baru kemudian diberikan masuk ke PT WEB,” ujarnya.

Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang menyarankan kepada para camat bila mendapati kendala segera melaporkannya ke Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo.

“Apabila ada kendala segera laporkan ke Posko Gugus Tugas. Selain itu tenaga para medis di Puskesmas selalu lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, apabila menemui sejumlah masalah terkait peralatan yang belum memadai, guna diambil langkah-langkah yang terbaik,” kata Cory. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *