Bupati Terkelin Kesal, Ada Pihak Alihkan Aliran Drainase

oleh -2.721 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (menunjuk) saat meninjau drainase gorong-gorong di tepi jalan kawasan Lau Benukan, Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Kamis 3 Januari 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana kesal dengan ulah orang tidak bertanggung jawab, mengalihkan aliran air drainase gorong-gorong ke badan jalan di kawasan Lau Benukan, Desa Surbakti. Dampaknya, aliran air meluber ke badan jalan, mengakibatkan badan jalan berlubang. Kawasan  itu pun kerap tergenang air dan makin parah saat hujan turun.  Akibat pengalihan aliran air itu, drainase gorong-gorong tertutup tanah.

Hal ini dinyatakan Bupati Karo ketika melihat langsung kondisi Jalan Kabupaten di kawasan Lau Benukan, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

“Ulah orang tidak dikenal secara diam-diam sudah mengalihkan jalur air mengalir ke badan jalan, bukan melalui drainase yang sudah ada,” kata Terkelin, Kamis 3 Januari 2019.

Baca Berita: Tingkatkan Layanan Informasi, Polda Sumut Bangun Humas Integrated System

Bersama Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala PUPR Paten Purba, Camat Simpang Empat Amsah Perangin-angin, Kepala Desa Surbakti Bahtera Ginting, Kepala desa Ndokum Siroga Berhasrat Ginting, Terkelin Brahmana meninjau kondisi jalan yang rusak, dan menginstruksikan instansi terkait hari itu juga melakukan perbaikan.

“Kta perintahkan Dinas PUPR, sore ini, segera lakukan normalisasi sepanjang gorong-gorong yang sudah tertimbun tanah,” kata Terkelin.

Hasil tinjauan langsung itu, Terkelin menyimpulkan, rusaknya badan jalan akibat pengalihan aliran air dari sumber mata air di kawasa tersebut. Semestinya aliran air masuk ke drainase gorong-gorong, dialihkan ke badan jalan.

“Efeknya bisa kita lihat sendiri. Sekian lama air mengalir ke badan jalan dan tergenang, ditambah hujan turun membuat genangan air di badan jalan. Sepanjang hari demikian. Dampaknya, jalan rusak berlubang bahkan kupak-kapik. Ini dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” imbuh Terkelin.

Baca Juga: Hari Pertama Kerja, Bupati Terkelin Pimpin Pengorekan Parit

Sebelum korban jiwa ada, Bupati Karo memerintahkan Camat Simpang Empat Amsah Perangin-angin untuk menutup lubang di badan jalan, meski tidak ada anggaran.

“Saya tugaskan Camat Simpang Empat untuk cari solusi karena belum ada anggarannya. Saya tekanan, kita harus Ayo Peduli, Ayo Ikhlas (slogan Bupati Karo di Tahun 2019). Sebab masyarakat tidak tahu ada anggaran atau tidak, yang penting jalan tersebut nyaman dilalui. Sebab itu Camat bertanggungjawab,” pungkas Terkelin.

Merespons perintah orang nomor satu di Kabupate Karo, Camat Simpang Empat Amsah Perangin-angin menegaskan segera menindaklanjutinya.

“Kita tetap peduli. Caranya saya akan berkoordinasi  dengan Muspika setempat agar dapat melobi bersama-sama ke pengusaha dolomit, agar tanah dolimit tersebut nanti  dapat menimbun lubang-lubang jalan, rawan bagi pengguna jalan,” tutur Amsah.

Dikatakannya, penimbunan dilakukan setelah Dinas PUPR melakukan normalisasi gorong-gorong.

Mewakili warga, Kepala Desa Surbakti, Bahtera Ginting mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan Bupati Karo.

“Apalagi jalan yang berlubang ditimbun dengan tanah dolomit, itu pun kami sudah merasa senang. Karena warga berharap jalan tersebut tidak berlubang lagi. Itu saja,” pungkas Bahtera. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *