Cara Simpan Daging Kurban agar Tahan Lama

Ilustrasi daging kurban. Foto tomwieden/pixabay.com.
Ilustrasi daging kurban. Foto tomwieden/pixabay.com.

RIENEWS.COM – Daging kurban yang dibagikan saat Hari Raya Iduladha acapkali tak habis dikonsumsi pada hari itu juga. Beberapa potong daging mesti disimpan agar bisa dikonsumsi pada hari yang berbeda.

“Persoalannya, cara penyimpanan yang buruk mengakibatkan daging kurban busuk,” kata Dosen Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Airlangga (Unair), Lailatul Muniroh pada 25 Juni 2023.

Lantas bagaimana cara menyimpan daging kurban yang baik agar awet?

Lailatul membagikan tips-tipsnya. Setelah dipotong, segera tempatkan daging kurban dalam wadah yang bersih dan sesuai dengan ukuran potongan. Pastikan untuk memisahkan potongan daging yang berbeda agar mudah diatur dan diakses.

Kemudian masukkan wadah-wadah berisi potongan daging dalam lemari es dengan pengaturan suhu rendah. Sekurangnya di bawah 4°C.

“Jika tidak berencana mengonsumsi seluruh daging kurban dalam waktu dekat, pertimbangkan untuk membekukan sebagian daging,” kata Lailatul.

Artikel lain

Jemaah Haji ke Arafah, DPR Minta Siapkan Mobil Golf untuk Lansia

Situs Rumah Geudong Tak Boleh Dihancurkan, Belum Berkekuatan Hukum Tetap

Puncak Haji PPIH Gabungkan Tim Cegah Morbiditas dan Mortalitas Jemaah

Pengaturan suhu rendah untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang merugikan. Pastikan juga pengemasan daging dalam bungkusan khusus freezer atau menggunakan kantong plastik kedap udara.

Penggunaan kemasan tahan bocor atau kantong plastik kedap udara akan mencegah kontaminasi silang dengan makanan lain dan menjaga kelembaban daging. Jika memungkinkan, pisahkan daging menjadi porsi kecil sesuai dengan kebutuhan keluarga untuk sekali masak.

Maksudnya, pemisahan daging menjadi porsi kecil akan memudahkan pengambilan dan menghindari pembekuan berulang karena hanya sebagian dari daging yang digunakan. Selain itu, penggunaan daging juga dapat diprioritaskan pada daging yang sudah berada dalam penyimpanan lebih lama untuk memastikan kesegarannya.

“Pastikan untuk memberi label pada setiap paket daging dengan tanggal pembekuan untuk memudahkan pengelolaan stok,” imbuh Lailatul.

Artikel lain

Sisa Rumoh Geudong Pidie Dihancurkan, Aktivis: Penghilangan Barang Bukti Kasus HAM

DPR Pertanyakan Progres IKN dari Biaya, Transparansi, hingga Tenaga Asing

Libur Sekolah, Menparekraf Ajak Berwisata #DiIndonesiaAja

Dan yang terakhir, selalu pastikan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat penyimpanan daging kurban. Bersihkan lemari es atau kulkas secara teratur dan hindari kontaminasi silang dengan makanan lainnya. (Rep-04)

Sumber: Unair