Cegah Virus Corona, Dinas Pendidikan Karo Liburkan Sekolah Dua Pekan

oleh -126 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meninjau langsung pelaksanaan UN tingkat SD. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memutuskan untuk meliburkan aktivitas di sekolah mulai PAUD hingga SMP di Kabupaten Karo, selama 14 hari.

Kepala Dinas Pendidikan Karo, Eddi Surianta menegaskan keputusan tersebut didasari Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 tertanggal 9 Maret 2020.

“Besok (Jumat 20 Maret 2020) seluruh sekolah masih masuk, supaya pihak sekolah membuat surat edaran kepada orang tua siswa terkait dengan pembelajaran mandiri di rumah,” kata Eddi, Kamis 19 Maret 2020.

Selama kurun waktu tersebut, para murid tetap melakukan kegiatan belajar di rumah.

Eddi menyebutkan selama diberlakukannya keputusan meliburkan sekolah, Dinas Pendidikan Karo menerbitkan Surat Pemberitahuan Pembelajaran Mandiri Di Rumah yang berisikan; pertama, untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo disepakati untuk belajar mandiri di rumah masing-masing bagi siswa PAUD/SD/SMP Negeri/Swasta mulai tanggal 20 Maret s/d 3 April 2020; kedua, setiap guru memberikan tugas mandiri kepada kepada siswa sesuai dengan program semester Tahun Pembelajaran 2019/2020 dan tugas tersebut diperiksa oleh guru pada saat masuk sekolah untuk menentukan ketuntasan belajar siswa.

Baca Berita: 

Gugus Tugas Berlakukan Rapid Test Massal Identifikasi Penyebaran Covid-19

Pesanggrahan Bung Karno Akan Dipugar Menjadi Museum

Ketiga, sekolah membantu siswa menyediakan bahan refrensi pembelajaran mandiri melalui peminjaman buku perpustakaan dan pembimbingan penggunaan penggunaan situs rumah belajar online; keempat, kepala sekolah menginformasikan kepada seluruh orang tua/wali siswa agar mengawasi pembelajaran siswa di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah serta tidak berpergian ke luar kota dan atau menghindari kontak fisik dengan orang lain; kelima, kepala sekolah melaporkan keterlaksanaan pembelajaran mandiri di sekolahnya masing-masing kepada pengawas sekolah pembinan secara online dan pengawas sekolah pembina menyampaikan laporan secara tertulis kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Karo.

“Surat Pemberitahuan Pembelajaran Mandiri di Rumah ini wajib dilaksanakan untuk dipatuhi. Terbitnya surat pemberitahuan ini, kita mempedomani Surat Edaran Mendiknas dan Kebudayaan. Jadi besok seluruh guru harus datang ke sekolah membawa bahan tugas siswa selama 14 hari dan menyerahkannya ke siswa. Setelah penyerahan surat edaran belajar di rumah dan penyerahan tugas kepada siswa, baru boleh pulang,” tegas Eddi.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyatakan mendukung kebijakan Dinas Pendidikan Karo.

“Ini untuk mengantisipasi keresahan dan kecemasan masyarakat terhadap anaknya bersekolah,” kata Terkelin.

Bupati berharap para orang tua mengawasi anak-anaknya, tidak ke mana-mana dan berkeliaran ketempat warnet dan tempat lain di wilayah karo.

“Satpol Pol PP  akan saya tugaskan setiap hari melakukan razia untuk mencari siswa-siswi yang berkeliaran selama diliburkan. Hal ini sebagai langkah pencegahan,” tegasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *