Danyon Infanteri/125 Simbisa: Kita Tetap Netral

oleh -1.656 Kali Dibaca
Danyon Infanteri 125/Simbisa Letkol Inf Victor Andhyka Tjokro saat menyampaikan arahan netralitas TNI AD dalam Pilkada Serentak. [Foto BAY|Rienews.com]

RIENEWS.COMBatalyon Infanteri (Yonif) 125/Simbisa, Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, menjaga netralitas dalam pelaksanan Pemilihan Umum Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut), Juni 2018 mendatang.

“Kita dari TNI-AD Yonif 125/Simbisa siap berperan dan netral dalam Pemilukada Serentak nantinya pada 27 Juni mendatang. Di mana salah satunya Pemilukada diikuti oleh masing-masing pasangan calon Gubernur Sumatera Utara dan calon Wakil Gubernur Sumatera Utara,” tegasr Komandan Batalyon (Danyon) Yonif 125/Simbisa, Letnan Kolonel Inf  Victor Andhyka Tjokro, Senin 12 Februari 2018.

KLIK: Meliput ‘Srikandi’ Pendidik di Perbatasan Negeri

Penegasan tersebut disampaikan Danyon Infanteri 125/Simbisa, usai berbicara di Penyuluhan Tentang Netralitas TNI yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karo, di Markas Komando Yonif 125/Simbisa, Kabanjahe.

Dikatakan Letkol Inf  Victor Andhyka Tjokro, keamanan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) merupakan tanggungjawab TNI, berperan menjaga kedaulatan. Seperti adanya pesta demokrasi, Yonif 125/Simbisa akan dipersiapkan sejak dini terkait Pemilukada nantinya.

“Kita tetap netral meski adanya mantan TNI yang mencalonkan diri sebagai Cagubsu. Untuk itu kita tetap mengimbau kepada pasukan, agar menjaga keamanan, netralitas di wilayah kita terutama di Tanah Karo,” kata Victor.

Dijelaskannya, Yonif 125/Simbisa bersama Kodim 0205/Tanah Karo, Polres Tanah Karo melakukan penandatanganan fakta interigitas netralitas TNI bersama dengan pihak KPU dan Panwaslu Kabupaten Karo.

Ketua KPU Karo Benyamin Pinem dalam sosialisasi netralitas TNI-AD di Pemilukad, mengungkapkan, peran aktif yang akan diemban TNI-AD adalah menjaga netralitas saat berlangsungnya pesta demokrasi nanti. Netralitas TNI-AD dalam pemilukada sebagai penjaga kedaulatan rakyat.

“Hak pemilih suara nantinya seperti yang sudah ditetapkan pihak KPU. Pemilih berusia 17 tahun ke atas. Jika di bawah umur 17 tahun, dapat memilih dengan syarat sudah memiliki keluarga atau sudah menikah,” kata Benyamin.

Benyamin berharap, dengan situasi kondusif dan netralitas, berlangsungnya pemilukada nanti, kenyamana pemilih di area kotak suara dapat dinikmati oleh masyarakat, dengan adanya pengamanan dari pihak keamanan negara. (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *