Dinas PPPA Karo Komitmen Sukseskan Pengarusutamaan Gender

oleh -153 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Ketua TP PKK Karo, Sariati Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala Dinas PPPA Karo Hartawati br Tarigan di acara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Jalan Andi Djemma, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 23 Juli 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berkomitmen untuk menyukses dan mempercepat pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Karo.

Kepala Dinas PPPA Hartawati br Tarigan menegaskan, menghadapi tantangan global di era milenial pihaknya berupaya meningkatkkan kinerja memperhatikan kebutuhan, permasalahan, pengalaman, serta aspirasi perempuan dan laki-laki sehingga terwujud kesetaraan dan keadilan gender dalam akses partisipasi kontrol serta manfaat pembangunan yang dapat dirasakan secara merata. Agar tidak ada lagi kesenjangan dan diskriminasi bagi perempuan dan laki-laki, anak-anak dan kaum difabel.

“Pelaksaan pembangunan yang responsif gender di Kabupaten Karo selain patut diapresiasi karena kepedulian nyata Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Wakil Bupati Cory S Sebayang. Sehingga juga bisa semakin memberikan dampak dan manfaat yang nyata di seluruh masyarakat Kabupaten Karo khususnya afirmasi kelompok rentan,” katanya.

Simak Berita Karo Kabupaten Layak Anak di sini

Didampingi Kabid PUG Rosmania br Ketaren dan Sekretaris Dinas PPPA, Hesti Maria, disebutkan Hartawati, upaya itu di antaranya telah berhasil diraih Dinas PPPA di mana Kabupaten Karo berhasil meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018  dan Kabupaten Layak Anak 2019, di hari peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Jalan Andi Djemma, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 23 Juli 2019.

“Prestasi itu tentunya, menjadi semangat buat kami untuk terus meningkatkan kinerja percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kabupaten Karo,” ungkap Hartawati, Selasa 8 Oktober 2019.

Baca Berita:

Bupati Karo Terima Kunjungan Dokter Muda Peserta PIDI 2019

Menteri Enggartiasto Resmikan Balai Pengawasan Tertib Niaga di Daerah

“Afirmasi ini yang harus merasakan manfaat dari pembangunan yang responsif gender. Pembangunan responsif gender di Kabupaten Karo juga berjalan proporsional, tidak hanya pada perempuan namun juga pada laki-laki,” ungkapnya.

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Strategi Nasional Pengarusutamaan Gender melalui perencanaan dan penganggaran yang responsif gender (PPRG) diinstruksikan kepada kementerian/lembaga pemerintah pusat dan daerah serta nonpemerintah.

Program integrasi gender dan inklusi sosial dalam tahapan pelaksanaan sistim pembuatan saluran pembuangan instalasi air limbah terpadu di Desa Pertumbuken, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo bekerjasama dengan sAIIG, Indonesia – Australia, yang sedang dalam tahap pembangunan juga memperhatikan pengarusutamaan gender.

“Pemerintah Kabupaten Karo juga terus mengupayakan kesadaran gender di kalangan aparat pemerintahan. Berbagai upaya yang telah dilakukan antara lain mengadakan workshop gender awareness, pelatihan analisis gender serta membangun kesadaran gender dalam setiap program kegiatannya. Berbagai upaya dan capaian Pemerintah Kabupaten Karo dalam rangka mendukung percepatan PUG telah diapresiasi oleh Kementerian PPPA dengan diraihnya Anugerah Parahita Ekapraya dan Kabupaten Layak Anak (KLA). Ini perlu kita syukuri. Meski pun begitu penghargaan tersebut bukan tujuan akhir, namun menjadi bagian tanggung jawab dan tolok ukur PUG di daerah ini,” pungkasnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *