Dua Pekan Keluar Bui, Residivis Curi Motor Lagi

oleh -1.788 Kali Dibaca
Tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), MB Ginting saat berada di Polres Tanah Karo, Senin, 24 Juni 2019. [Foto | Rienews]

RIENEWS.COM – Warga Desa Lau Gendek, Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Muhammad Brema Ginting, 32 tahun, tidak berkutik dan pasrah setelah timah panas polisi menembus kedua kakinya. Gara-gara dia hendak melarikan diri ketika jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo menyergapnya. Penangkapan Ginting merupakan hasil pengembangan polisi atas kasus pencurian sepeda motor saat berada di Simpang Aji Jahe, Ahad, 23 Juni 2019 pukul 22.00 WIB.

Bapak tiga anak itu dicokok polisi bermula dari laporan korban, Jamian Sihotang, warga Perumahan Sumkara kepada polisi dengan Nomer Laporan  366/VI/2019/SU/Res Tanah Karo. Jamian melaporkan kehilangan sepeda motor jenis Honda Supra dari depan rumahnya, Jumat, 21 Juni 2019 pukul 14.00 WIB.

Kepala Satuan Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ras Maju Tarigan didampingi Kepala Unit (Kanit) IV Judi Sila/Ranmor Inspektur Dua (Ipda) Codet Tarigan membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi, Senin, 24 Juni 2019. Menurut Ras Maju, Ginting diduga yang melakukan pencurian sepeda motor tersebut.\

Baca Berita:

Pohon Tumbang Ganggu Lalin Penatapan

Warga Deli Serdang Hanyut di Sungai Bekulam Langkat

Setelah ada laporan, polisi langsung melakukan pencarian terhadap pelaku yang kemudian dilihat berada di simpang Aji Jahe. Ketika akan diamankan, pelaku berusaha melarikan diri.

“Anggota kami terpaksa melumpuhkan dengan timah panas dan mengenai kedua kakinya,” ucap Ras Maju.

Selanjutnya, pelaku langsung dibawa ke RSU Kabanjahe. Kemudian digelandang ke Mapolres Tanah Karo untuk dilakukan pemeriksaan berikut barang bukti.

“Pelaku ini baru dua pekan keluar dari Rutan Lubuk Pakam dengan kasus serupa, yakni curanmor,” imbuh Ras Maju.

Dihadapan petugas, Ginting mengakui perbuatannya. Pencurian motor milik Jamian dilakukan dengan menggunakan kunci leter T. Usai melakukan pencurian motor di Perumahan Sumkara pada 21 Juni 2019, Ginting melanjutkan aksinya di Desa Sukarame, Kecamatan Munte, Ahad, 23 Juni 2019. Barang hasil curian tersebut dijual pelaku ke wilayah Berastagi.

“Hasil dari kejahatannya dipergunakannya untuk foya-foya,” kata Ras Maju mengutip pengakuan Ginting. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *