Dua Pekerja Proyek Galian Tewas Tertimbun Longsor di Kota Bukittinggi

oleh -99 Kali Dibaca
Korban longsor di Kelurahan Bukit Cangang, Kecamatan Guguk Panjang, Sumatera Barat, Senin 8 November 2021. [Foto BNPB]

RIENEWS.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menyebabkan longsor di Kelurahan Bukit Cangang, Kecamatan Guguk Panjang. Peristiwa ini menyebabkan empat pekerja proyek galian tertimbun longsor, dua orang tewas.

“Dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor proyek galian drainase di Kelurahan Bukit Cangang, Kecamatan Guguk Panjang, Bukittinggi, Sumatera Barat,” kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari, Selasa 9 November 2021.

Dijelaskannya, peristiwa longsor yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi, dan menimbun empat pekerja proyek galian terjadi pada Senin 8 November 2021, pukul 15.00 WIB.

Baca Juga:

Bupati Karo Buka Pesparawi 2021

Antisipasi Potensi Bencana Hidrometeorologi Pekan Kedua November

“Salah satu korban selamat, Joni mengaku mendengar suara gemuruh di bagian atas pekerjaan proyek galian sebelum akhirnya terjadi longsor. Dua pekerja berhasil menyelamatkan diri dari longsoran, sementara dua lainnya tidak terselamatkan saat dievakuasi ke rumah sakit,” ungkap Muhari.

Menurut laporan BPBD Kota Bukittinggi, sebut Muhari, saat ini korban meninggal dunia sudah dibawa ke rumah duka.

“Proses evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Bukittinggi, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas PU, Dinas Perkim, PMI, KBLK, Dinas Sosial, dan Tagana,” jelasnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Provinsi Sumatera Barat masih berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat (petir) dan angin kencang.

BPBD Kota Bukittinggi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan dengan mewaspadai potensi longsor dan banjir di lingkungan masing-masing.

Selain itu masyarakat diminta untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungannya dan menyediakan tas siaga bencana di rumah masing-masing, menyusun rencana evakuasi mandiri, serta tetap menjaga protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. (Rep-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *