Duel Maut di Warkop, Polisi Tetapkan 3 Orang Tersangka

oleh -824 Kali Dibaca
Kapolsek Simpang Empat Iptu Dedy Ginting (pegang map merah) saat menjelaskan kasus pembunuhan Agustinus Waruwu alias Ivan Waruwu kepada wartawan di Polres Tanah Karo, Senin 11 Maret 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Kepolisian Sektor Simpang Empat menetapkan tiga orang tersangka kasus tewasnya Agustinus Waruwu alias Ivan Waruwu.  Korban tewas dalam peristiwa duel maut di warung kopi di Desa Kuta Rayat, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo., Sumatera Utara.

Kapolsek Simpang Empat Iptu Dedy Ginting menyebutkan, dalam penyidikan kasus tewasnya Ivan, polisi menetapkan tiga orang tersangka, Megang Sembiring, Herija Jafa Rico Ginting, dan Lusius Ginting.

Duel maut di warung kopi itu terjadi pada Selasa 26 Februari 2019.

“Mulanya korban dan pelaku ini sama-sama duduk di warung kopi (tempat kejadian perkara). Karena ada faktor selisih paham antara Riko dengan korban, kemudian terjadi percekcokan,” ujar Iptu Dedy kepada wartawan di Polres Tanah Karo, Senin 11 Maret 2019.

Menurut Kapolsek, perselisihan yang berujung perkelahian itu dilatari Rico sakit hati karena korban tidak membalasnya setiap kali disapa dengan panggilan la’o. Merasa tersinggung, tersangka menanyakan langsung kepada korban arti la’o.

Berita Sebelumnya: Duel di Warkop, Ivan Tewas Dengan Luka Tusukan

Baca Berita: Kodim 0205/TK dan Yonif 125/Simbisa Gelar Apel Pengamanan Pilpres

“Korban lalu menjawab, la’o (bahasa Nias) itu artinya lae atau sebutan yang biasa digunakan suku Batak Toba untuk teman,” ungkap Dedy.

Mungkin karena korban tidak dengar, makanya korban tidak menganggapi panggilan itu.

“Tapi karena sudah sakit hati, si pelaku menyikut dada korban, kemudian korban membalas dengan memukul bagian pelipis tersangka. Melihat temannya dipukul, tersangka lain Julius juga ikut memukul korban satu kali,” ujar Kapolsek.

Dedy mengatakan, saat korban akan berbalik ke arah kedai dan terjatuh, Rico lantas mencekik leher korban, dan kembali memukul wajah korban secara berulang kali.

“Kemudian tersangka lainnya, Megang ikut membantu Rico, dia (Megang) menusuk korban dengan pisau di bagian lengan kiri atas, dan juga di bagian dada, sebanyak dua kali,” tegas Dedy.

Dalam kasus ini polisi mengamankan satu pucuk pisau sebagai barang bukti.

“Ketiga pelaku dikenakan pasal 170 ayat 3 e junto pasal 338 subsider 351 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” imbuh Iptu Dedy. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *