Dukun ‘Genderuwo’ di Batubara Diciduk Polisi

oleh -121 Kali Dibaca
Ilustrasi pixabay.com

RIENEWS.COM – Melalui perjalinan pertemanan di media sosial, seorang pria di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, berhasil mengelabui dua perempuan muda dengan modus menyebut korbannya diikuti makhluk astral.

AD alias DS (29 tahun), meyakinkan kedua korbannya telah diikuti genderuwo.

Kepala Polres Batubara AKBP Ikhwan Lubis melalui Kasubbag Humas AKP Niko Siagian, menyatakan tersangka mengaku dukun yang dapat mengobati dan mengusir genderuwo yang mengikuti kedua korban.

“Kepada kedua korban, pelaku mengatakan bahwa ada makhluk halus yang mengikuti (mereka),” kata AKP Niko, Sabtu, 13 November 2021.

Niko mengisahkan, mulanya tersangka berkenalan dengan kedua korban melalui media sosial, medio September 2021. Pertemanan melalui media sosial kemudian ditindaklanjuti pelaku dengan bertemu dengan korban.

Baca: Polisi Libatkan Dukun Ungkap Kasus Mayat Bayi

Di pertemuan dengan SP warga Batubara itu, sebut AKP Niko, pelaku menyebut genderuwo mengikuti diri korban. Tersangka meyakinkan korbannya, ia dapat mengusir genderuwo itu.

Yakin dengan pelaku, SP akhirnya mendatangi rumah pelaku, dan menyerahkan mahar pengobatan sebesar Rp500 ribu. Di saat pertemuan itu, pelaku kembali melancarkan modus lainnya. Kali ini tersangka menuding korban sudah tidak ‘gadis’. Tersangka menyakinkan korban, dia dapat mengembalikan ‘kegadisan’ korban.

“Pelaku mengatakan korban sudah tidak perawan, dan dia mengaku bisa mengembalikan keperawanan korban,” tutur AKP Niko.

Untuk mengembalikan kegadisan korban, pelaku mengajukan syarat ritual yakni melakukan hubungan suami-istri

Niko mengungkapkan, korban akhirnya menyetujui.

Baca Juga:

Sibolangit Kembali Dilanda Longsor, 1 Orang Tewas, 10 Rumah Tertimbun

Jelang WSBK Mandalika, Kepala BNPB Luncurkan Gerakan Mobil Masker  

“Tersangka menyetubuhi korban dan perbuatan tersebut terjadi sebanyak enam kali,” ungkap Niko.

Tak hanya SP, tersangka menyasar korban lainnya, SY diketahui warga Kabupaten Langkat.

Sadar telah menjadi korban dari kejahatan yang dilakukan AD, SP akhirnya melaporkan tersangka ke Polres Batubara, akhir Oktober lalu.

Niko menegaskan, tersangka ditangkap atas laporan korban, SP yang diterima Polres Batubara dengan bukti Laporan Polisi Nomor : LP/ B/622/X/ 2021 / SPKT/ Polres Batubara/Polda Sumatera Utara , tanggal 29 Oktober 2021.

Atas perbuatannya, tersangka AD terancam 9 tahun penjara.

“Pelaku dikenakan Pasal 289 dari KUHPidana Pasal 294 ayat (2) ke huruf 2e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana 9 tahun,” tegas AKP Niko.

Selain menangkap tersangka AD, polisi turut menyita barang bukti berupa 4 boneka, 1 mangkok warna putih, 1 lilin warna putih dalam piring warna putih, 1 gelas kaca, 1 gunting, 1  tasbih warna coklat, 1 dompet warna hitam, 1 seprai warna biru, 1 bantal warna biru dan 38 lembar foto. (Rep-7 | Red)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *