Harapan Hidup Warga Karo Tinggi

oleh -161 Kali Dibaca
Kepala BPS Kabupaten Karo Yustinus Sembiring menyerahkan hasil IPM 2018 kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kamis 17 Oktober 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karo, Sumatera Utara, melaporkan, indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2018 di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami peningkatan dibanding tahun sebelum. Sementara harapan hidup warga Kabupaten Karo tinggi.

Hal ini disampaikan Kepala BPS Karo Yustinus Sembiring saat menyerahkan hasil IPM kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kamis 17 Oktober 2019, di Kantor Bupati, Kabanjahe.

Dijelaskan Yustinus, pembangunan manusia di Kabupaten Karo terus mengalami kemajuan yang ditandai dengan meningkatnya IPM. Pada tahun 2018, IPM Kabupaten Karo mencapai 73,91. Angka IPM tersebut meningkat sebesar 0,38 poin atau tumbuh sebesar 0,52 persen dibandingkan IPM tahun 2017 sebesar 73,53.

“Bagi yang lahir di Kabupaten Karo pada tahun 2018, memiliki harap hidup hingga umur 70, 97 tahun, lebih lama 0,20 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir tahun sebelumnya,” ujar Yustinus.

Baca Berita:

Polisi Datang, Tiga Pria Pemilik Narkoba Tak Berkutik

Dapat Tawaran Bantuan Dirut Bank Sumut, Ini Respons Bupati Karo

Begitu juga anak-anak yang pada tahun 2018 berusia 7 tahun memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 12,73 tahun, (Diploma I), Iebih lama 0,02 tahun dibandingkan dengan yang berumur sama pada tahun 2017.

Penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 9,55 tahun (kelas IX), Iebih lama 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

BPS menyatakanmasyarakat Kabupaten Karo dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan rata-rata pengeluaran per-kapita sebesar 12,367 juta rupiah per tahun, meningkat 308 ribu rupiah dibandingkan pengeluaran tahun sebelumnya.

“Ini secara signifikan peningkatan yang semakin baik,” ujar Yustinus sambil menunjukkan hasil IPM 2018 kepada Bupati Karo.

Bupati Karo Terkelin Brahmana berterima kasih kepada BPS selalu eksis dan berperan melakukan survey/sensus yang dapat menjadi pedoman untuk perbaikan dan berbenah bagi Kabupaten Karo.

Ditegaskan Terkelin, IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia  (masyarakat/penduduk).

“IPM menjelaskan bagaimana  penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendudukan, dan sebagainya,” ujar Terkelin.

Bupati berharap ke depan agar BPS selalu memberikan informasi yang terupdate dalam segala lini menyangkut kemajuan perubahan demi Kabupaten Karo.

“Semua ini berpulang kepada standar hidup yang layak, digambarkan oleh pengeluaran per-kapita disesuaikan yang ditentukan dan nilai pengeluaran per-kapita dan paritas daya beli (purchasing power parity),” katanya.

“Tren IPM Kabu Karo ini, jika kita amati sesuai hasil menunjukkan peningkatan setiap tahun. Menandakan terjadi peningkatan kualitas hidup manusia secara kontinu,” pungkas Terkelin. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *