Hari Ini, Gunung Sinabung Kembali Meletus Dengan Ketinggian 5 Kilometer

oleh -114 Kali Dibaca
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung yang terjadi Senin 10 Agustus 2020, sekitar pukul 10.16 WIB. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Gunung Sinabung kembali meletus, Senin 10 Agustus 2020, sekitar pukul 10.16 WIB. Sebelumnya, pada Sabtu 8 Agustus 2020, Gunung Sinabung erupsi dengan melontarkan abu vulkanik hingga ketinggian 2.000 meter dari puncak gunung.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Sinabung, Armen Putra menyebutkan, tinggi kolom abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung, Senin pagi, mencapai 5.000 meter (5 kilometer) dari puncak Gunung Sinabung, atau setinggi 7.460 mdpl.

Armen menjelaskan, dari pengamatan di PGA Sinabung,  kolom abu vulkanik berwarna kelabu tebal, mengarah ke timur dan tenggara.

Armen mengingatkan kepada masyarakat dan pengunjung tidak mendekati kawasan yang berjarak radius radial 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, radius sektoral 5 kilometer sektor Selatan-Timur, dan 4 kilometer sektor Timur-Utara.

“Masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik,” tegasnya.

Baca Berita:

Hujan Abu Vulkanik Gunung Sinabung Terjadi di 3 Kecamatan Ini

Sekda Karo Kamperas: Jaga Kesehatan Dengan Donor Darah

Sementara itu, pengamatan di lapangan, abu vulkanik Gunung Sinabung menyelimuti Kecamatan, Kecamatan Naman Teran, Merdeka dan Berastagi.

Kepala Pusat data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyatakan, Pemerintah Kabupaten Karo melakukan upaya penanganan darurat merespons erupsi Gunung Sinabung. Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB memonitor Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Karo telah melaksanakan arahan Gubernur Sumatera Utara.

“TRC BPBD setempat sedang mendirikan pos komando (posko) dan dapur umum untuk mengantisipasi pemenuhan kebutuhan para penyintas. Selain pengaktifan posko dan dapur umum, BPBD mengerahkan 6 unit mobil tanki air dan 1 unit water-canon. Mobil water-canon dibutuhkan untuk membersihkan abu vulkanik yang menutupi jalan atau fasilitas umum tersebar di beberapa wilayah. Pemerintah daerah yang dipimpin BPBD dan pihak terkait lain membagikan masker dan pendistribusian air bersih,” kata Raditya Jati dalam siaran persnya. (Rep-01 | Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *