Harimau Sumatra Ditemukan di Air Terjun Dua Warna Sibolangit

oleh -1.863 Kali Dibaca
Kondisi lokasi Air Terjun Dua Warna, Selasa 17 April 2018. Pada 15 Mei 2016, terjadi banjir bandang di lokasi wisata itu menyebabkan tewasnya para pengunjung di antara turis asal Jerman. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMUnit Pelaksana Teknis  Taman Hutan Raya (UPT Tahura) Bukit Barisan mendapati seekor Harimau Sumatra berada di kawasan wisata Air Terjun Dua Warna, di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Penemuan Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatera) diungkapkan Kepala UPT Tahura Kepala UPT Tahura, Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Ramlan Barus didampingi stafnya, Lemuk Barus, Damson Sinulingga, dan Fendi P. Siadari kepada wartawan di sela-sela menyelusuri kawasan Tahura, Selasa 17 April 2018.

Dijelaskannya, saat itu tim UPT Tahura Bukit Barisan melakukan peninjauan di lokasi Air Terjun Dua Warna. Personel  yang tiba di lokasi melihat seekor Harimau Sumatra berada di tepi Sampuren (telaga di bawah air terjun).

KLIK: BPPSDMK Kemenkes Setuju Relokasi Akbid Karo di Desa Rumka

Dikatakan Ramlan, di lokasi penemuan harimau terdapat gua kecil, diduga menjadi tempat hunian  si Raja Hutan tersebut. Hal ini, tegas Ramlan, didasari jejak telapak kaki harimau berdiameter 5 inchi, yang terdapat di sekitar lokasi itu.

“Kejadian itu saat tim Tahura meninjau kawasan Air Terjun Dua Warna, guna mengetahui keadaan kawasan air terjun pasca banjir bandang pada Mei 2016,” ujar Ramlan.

Akibat banjir bandang yang terjadi, sekitar 16 pengunjung meninggal dunia.” “Kalau tidak salah, sebanyak 16 korban jiwa (meninggal), dan 57 orang selamat dari bencana alam berupa banjir bandang Air Terjun Dua Warna. Itu menjadi bencana tragis selama 2016. Termasuk turis Wolter Klaus, 49 tahun, asal Jerman yang ditemukan tewas hanyut terdampar di bebatuan tepi sungai,” ungkap Ramlan.

Pasca banjir bandang itu, kawasan wisata Air Terjun Dua Warna tersebut masih sepi dari para pengunjung. Dia pun menyarankan para pengunjung agar meminta pengawasan dari pihak terkait bila ingin berwisata ke lokasi itu.

Air Terjun Dua Warna berjarak tempuh berkisar 6 kilometer dengan jalur pendakian, membutuhkan waktu tempuh sekitar 3-4 jam dari kawasan Cadika Sibolangit.

Selain itu, jalur  menuju lokasi menyusuri hutan, jurang bebatuan, jalurnya memiliki banyak simpang yang bisa membuat pengunjung kesasar. Apalagi melewati arus sungai yang deras, dan melompati bebatuan licin menuju Sampuren Air Terjun, juga dibutuhkan perbekalan cukup setiap pengunjung.

“Tanpa pengawasan pihak terkait, jangan coba-coba mengunjungi kawasan tersebut. Selain rawan, mengundang banyak bahaya untuk memasuki kawasan daerah itu,” tegas Ramlan.

Kawasan Air Terjun Dua Warna merupakan bagian Taman Hutan Raya Bukit Barisan dengan luas 39.678 hektar, masuk di wilayah Kabupaten Karo, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Langkat. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *