Ini Komentar Bupati Karo Usai Divaksin Covid-19

oleh -124 Kali Dibaca
Vaksinator dr. Lapan melakukan vaksin Covid-19 kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kamis 4 Februari 2021. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hari ini (Kamis 4 Februari 2021) memulai program vaksinasi Covid-19. Kelompok pertama penerima vaksin CoronaVac, produksi Sinovac Life Science Co.Ltd bekerja sama dengan PT. Bio Farma (Persero), dari kalangan Forkopimda Kabupaten Karo dan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) atau tenaga medis.

Pelaksanaan vaksin dilangsungkan di pendopo rumah dinas Bupati Karo, Jalan Veteran Kabanjahe. Orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 adalah Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Proses vaksin yang dijalani Terkelin Brahmana dilalui dengan empat tahapan. Di tahap pertama, petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh dan mencatat data Terkelin Brahmana. Tahap kedua, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan berupa tensi dan menanyakan 16 pertanyaan kepada Terkelin Brahmana.

Selanjutnya, Terkelin Brahmana menjalani proses tahap ketiga, yakni penyuntikan vaksin CoronaVac. Yang bertindak sebagai vaksinator atau penyuntik vaksin kepada Terkelin Brahmana adalah dr. Lapan. Suntikan vaksin dilakukan vaksinator di bahu kiri Terkelin Brahmana.

Baca Juga:

Kabupaten Karo Gelar Vaksinasi Covid-19, Para Forkopimda Cek Kesehatan

15 Desa di Kudus Dilanda Banjir, 1.200 Warga Terisolir

Usai menerima suntikan vaksin Covid-19, Terkelin menuju meja ke empat atau proses tahap empat. Di tahapan akhir ini, petugas medis meminta Terkelin Brahmana menunggu selama 30 menit, usai disuntik vaksin. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada reaksi atau gejala yang dialami Terkelin usai disunti vaksin.

Usai melewati proses vaksinasi Covid-19 tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana berkomentar tidak merasakan apa-apa. Bahkan, aku Terkelin, dirinya tidak merasakan jarum suntik.

“Anehnya, suntikan tersebut sungguh tidak terasa ketika vaksinasi disuntikkan. Untuk itu jangan pernah gentar dan takut seandainya masyarakat atau siapapun diminta divaksin. Ayo kita ikuti, hilangkan stigma kabar yang berkembang di tengah masyarakat yang menyebutkan vaksinasi tidak bermanfaat,” tegas Terkelin.

Pernyataan Terkelin Brahmana didukung vaksinator, dr. Lapan.

“Tidak perlu takut dan was-was menerima vaksin Sinovac. Sebab vaksinasi tersebut sangat penting dalam tubuh kita sebagai pelindung kekebalan dalam menghadapi virus Covid-19,” katanya.

Dokter dari Puskesmas Kabanjahe tersebut mengungkapkan, telah menyuntikkan vaksin CoronaVac dengan dosis 0,5ml kepada Terkelin Brahmana.

Dijelaskannya, usai penyuntikan vaksin pertama ini, Terkelin Brahmana akan kembali disuntik vaksin setelah 14 hari.

“Tahap kedua (vaksin) setelah 14 hari akan divaksin lagi,” imbuhnya.

Ditegaskannya, usai vaksin kedua dilalui maka setelah28 hari vaksin akan berfungsi melindungi tubuh.
“Setelah 28 hari (divaksin tahap kedua) vaksin Sinovac akan berfungsi dan menjadi kekebalan dalam tubuh. Reaksi ini yang menjadi tameng melawan Covid-19 menyerang tubuh kita,” ujarnya.

Setelah menyuntikan vaksin Covid-19 kepada Terkelin Brahmana, vaksinator dr. Lapan memvaksin sejumlah pejabat atau unsur Forkopimda Kabupaten Karo yakni, Dandim 0205 /TK Letkol Kav Yuli Eko Hadyanto, Kajari Karo Denny Ahmad, Wakil Ketua DPRD Karo Dapit Kristian Sitepu, Dansubdenpom I/2-1 Kapten CPM Dwi Darsono, Asisten III Pemkab Karo Mulianta Tarigan, Kadis Kesehatan Karo  Irna Safrina Meliala, dan Kabag Sumda Polres Tanah Karo Kompol SP Anak Ampun. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *