Jadi Gubernur, Edy Rahmayadi Perhatikan Kesejahteraan Warga Pulau Kampai

oleh -1.062 Kali Dibaca
Calon Gubernur Sumaetera Utara Edy Rahmayadi disambut dengan Tari Sirih, tarian tradisional Melayu, saat menemui warga di Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sabtu 31 Maret 2018. [Foto Rel|Rienews.com]

 

Calon Gubernur Sumaetera Utara Edy Rahmayadi disambut dengan Tari Sirih, tarian tradisional Melayu, saat menemui warga di Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sabtu 31 Maret 2018. [Foto Rel|Rienews.com]
RIENEWS.COMCalon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menemui warga pulau terluar di Provinsi Sumatera Utara, Sabtu 31 Maret 2018. Kedatangan Edy Rahmayadi, memiliki gelar Datok Laksamana Nara Diraja, disambut ratusan warga Desa Pulau Kampai, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, di Lapangan Sepakbola.

Demi menemui warga Desa Pulau Kampai, mantan Pangkostrad tersebut menempuh perjalanan dengan menggunakan kapal motor dari Pelabuhan Pangkalan Susu.

Edy Rahmayadi didampingi istri, Nawal Lubis, mantan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, dan rombongan, disambut dengan tarian persembahan Melayu, dan tarian Mainang Pulau Kampai.

Rombongan Edy Rahmayadi disambut langsung oleh okoh adat, tokoh masyarakat, Datok Pulau Kampai OK. Ubaydilah Indra, Tengku Candra Hadi,  Tengku Afif, dan OK. M Yusuf.

Dihadapan masyarakat Pulau Kampai, Edy Rahmayadi menegaskan, Provinsi Sumut tidak hanya kaya akan hasil bumi perkebuanannya, juga kaya akan hasil lautnya. Namun, kekayaan alam yang berlimpah tersebut belum mampu mengangkat kesejahteraan masyarakatnya, seperti warga di Pulau Kampai.

KLIK: Bang Ijeck: Soliditas Hindu Tamil di Sumut Luar Biasa

Menurut Edy, warga Pulau Kampai perlu mendapatkan perhatian serius pemerintah.

“Apalagi sebagai daerah yang dulunya menjadi daerah transit Kesultanan Malaka, kondisinya masih tertinggal dari daerah lain. Selain persoalan instruktur,  pendidikan, dan kesejahteraan nelayannya juga patut menjadi perhatian,” tegas Edy.

Bagi Edy pribadi, Pulau Kampai memiliki hubungan emosional. Dia menyerukan generasi muda Pulau Kampai mendapatkan fasilitas pendidikan, nantinya menjadi modal untuk pembangunan di daerahnya.

Edy menilai bahwa Sumatera Utara memerlukan SMK Kelautan atau Kemarutiman,  termasuk juga di Pulai Kampai.

“Di sini saya dengar ada SMK jurusannya Otomotif dan Pemasaran. Kenapa tidak ada jurusan Maritim atau Perikanan karena lebih sesuai, setelah tamat mereka bisa mengaplikasikan keilmuannya untuk membangun desanya dan termasuk juga mengangkat kesejahteraan para nelayan setempat. Termasuk juga daerah-daerah Provinsi Sumut yang memiliki laut, perlu adanya SMK Maritim atau Perikanan,” imbuhnya.

Edy mengajak warga Pulau Kampai, mayoritas beretnis Melayu, memiliki motivasi tinggi memperbaiki kesejahteraan.

“Sebagai orang Melayu, saya tidak suka mendengar kalau orang Melayu dibilang pemalas. Untuk itu mari kita buktikan kalau orang Melayu memiliki keinginan yang tinggi untuk maju. Insya Allah, kehadiran saya akan membuat manfaat buat masyarakat,” tegas Edy.

Tokoh adat dan masyarakat Pulau Kampai mengajak warga untuk memudahkan pasangan calon Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah memimpin  Provinsi Sumatera Utara.

Mengakhiri kunjungannya di Pulau Kampai, Edy beserta warga bersantap siang di tepi Pantai Berawe. (Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *