Jalan Tol Medan-Karo, Bupati Karo Kembali Surati Kementerian PUPR

oleh -2.985 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana kembali mengirimkan surat usulan pembangunan Jalan Tol Medan-Karo kepada Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat (PUPR). Pada 15 November 2018, Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah mengirimkan surat usulan pertama pembangunan Jalan Tol Medan-Karo (Jalan Tol Medan-Berastagi).

Surat  usulan  kedua itu telah ditandatangani Bupati Karo, Kamis 31 Januari 2019.

Pembangunan jalan tol ini dinilai penting dan mendesak, mengingat akses Jalan Jamin Ginting, penghubung Kota Medan-Kabupaten Karo, berjarak sekitar 70 kilometer, juga merupakan akses jalan menuju Kabupaten Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, dan Provinsi Aceh sudah tidak memadai.

“Kapasitas jalan dimaksud sudah tidak memadai lagi, menyebabkan sering terjadi kemacetan, dan dibutuhkan jalan alternatif,” tegas Terkelin.

Baca Berita: Kementerian PUPR Sebut Jalan Tol Medan-Berastagi Belum Laik

Penyebab kemacetan, sebut Terkelin, antara lain tingginva volume kendaraan, terutama saat libur. Faktor lainnya, kawasan jalan yang rawan longsor,  ruas jalan  melintasi pasar dan pemukiman.

Baca Juga: Kunjungi Kodim Tanah Karo, Kolonel Tri Saktiyono Tegaskan Tiga Hal Ini

“Sering terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan yang berbelok-belok, konturnya naik-turun, serta licin pada saat hujan,” kata Terkelin.

Bupati menegaskan, pentingnya pembangunan Jalan Tol Medan-Karo sebagai penunjang suksesnya program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)  Danau Toba yang mencakup Kabupaten Karo.

“Kabupaten Karo termasuk dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN) Medan-Binjai-Deli Serdang-Karo (Mebidangro), dan KSPN Danau Toba. Untuk mendukung dan mengembangkan potensi tersebut, dibutuhkan sarana dan prasarana  pendukung, salah satunya tersedianya prasarana transportasi yang handal,” ungkap Terkelin.

Berdasarkan kajian Ikatan Cendekiawan Karo, Sumatera Utara, sebut Terkelin, arus lalulintas Medan-Berastagi tidak mungkin dapat menampung arus lalulintas sesuai standar kelancaran lalulintas yang baku. Karena itu, untuk jangka panjang pembangunan Jalan Tol Medan-Karo, diperkirakan sepanjang 45 kilometer, merupakan alternatif yang paling optimal untuk menyelesaikannya.

Adapun rute Jalan Tol Medan-Karo, antara lain kawasan  tol Amplas, Kota Medan, menuju Kecamatan Tig panah, Kecamatan Kabanjahe, dan Tongging.

“Tujuan Pemkab Karo mengusulkan pembangun jalan tol diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisata, meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar Danau Toba khususnya Kabupaten Karo,” pungkas Terkelin.  (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *