Jelang Ramadan, Cagubsu Edy Rahmayadi Ingatkan Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Sembako

oleh -870 Kali Dibaca
Cagubsu Edy Rahmayadi bertemu warga dan pedagang di Pasar Inpres, Kota Aek Kanopan,Kabupaten Labuhanbatu Utara. [Foto Rel|Rienews.com]

 

Cagubsu Edy Rahmayadi bertemu warga dan pedagang di Pasar Inpres, Kota Aek Kanopan,Kabupaten Labuhanbatu Utara. [Foto Rel|Rienews.com]
RIENEWS.COMCalon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Edy Rahmayadi mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) untuk antisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi saat bertemu warga  Kabupaten Labuhanbatu Utara, di Pasar Inpres Aek Kanopan, Selasa 20 Maret 2018.

“Biasanya harga-harga kebutuhan pokok ini akan naik jelang peringatan hari-hari besar keagamaan seperti saat mau puasa dan hari raya nanti,” kata Edy.

Mantan Pangkostrad tersebut, meminta pemerintah dapat menangani dan hadir dalam persoalan tersebut.

KLIK: PRSU Ke-47, Pemkab Karo Hadirkan Hasil Pertanian Hingga Wisata

“Pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengantisipasi lonjakan harga sehingga tidak menambah beban masyarakat,” ujar Edy, didampingi istrinya, Nawal Lubis.

Menurut Edy, kenaikan harga kebutuhan pokok jelang perayaan hari besar agama, karena tingginya permintaan masyarakat,  mengakibatkan ketersediaan barang menjadi minim.

Pemerintah harus bisa memastikan ketersediaan bahan pokok ditengah tingginya permintaan.

Selain itu,menurut Edy, pengawasan pemerintah terhadap spekulan nakal, menimbun kebutuhan pokok, perlu mendapat perhatian.

“Kita berharap Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dapat menekan laju inflasi di daerah dan bekerja sama dengan penegak hukum mengawasi distribusi kebutuhan pokok. Agar para spekulan nakal tidak bermain. Termasuk juga sikap tanggap untuk menggelar Pasar Murah saat kondisi harga di pasar mulai tidak stabil bersama Bulog,” imbuh Edy.

Kehadiran pasangan calon Gubernur Sumatera Utara tersebut mendapat sambutan antusiasme dari warga dan pedagang. Edy beserta istri, membeli sejumlah barang  dagangan di Pasar Inpres, seperti daging dan sayuran.

“Kalau pasar tradisional nyaman tentu orang-orang yang belanja juga senang. Jadi, pasar tradisional harus tertata rapi sehingga dapat bersaing dengan pasar-pasar moderen,” pungkas Edy. (Rel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *