Karo Gelar Lomba Cipta Kuliner B2SA

oleh -1.693 Kali Dibaca
Wakil Bupati Karo Cory S. Sebayang bersama Ketua TP. PKK Karo Sariati Terkelin Brahmana di kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), di Jambur Pemkab Karo, Kabanjahe, Selasa 31 Juli 2018. [ Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMDinas Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupten Karo bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Karo menggelar kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), di Jambur Pemkab Karo, Kabanjahe, Selasa 31 Juli 2018.

Ketua TP. PKK Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahmana menyebutkan lomba diikuti 15 peserta, tim, dengan menu yang dilombakan berasal dari bahan non-beras dan non-tepung.

Peserta atau tim peraih juara umum, akan dikirim pada lomba tingkat provinsi.

“Lomba ini tujuannya untuk menciptakan kreatifitas dan variasi menu makanan, baik itu khas Karo ataupun kreasi bagi keluarga. Menentukan dan menciptakan menu berbasis sumber daya lokal dengan bahan pangan selain beras dan tepung. Makanan ini dapat dipromosikan menjadi makanan atau ciri khas dari Karo untuk mejadikan Kabupaten Karo yang maju dari segi pariwisata maupun perekonomian,” kata Sariati Terkelin Brahmana.

Baca Berita: Gempa Lombok, Tim SAR Sukses Evakuasi 543 Pendaki Rinjani

Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Karo Cory S. Sebayang dan Kadis Ketahanan Pangan Edison Karokaro, Camat, dan pengurus TP PKK.

Wakil Bupati Karo Cory S. Sebayang mengatakan, Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Karo Tahun 2018, merupakan salah satu upaya dalam rangka menggali potensi, mengembangkan kreatifitas dalam menciptakan menu.

“Mengangkat citra dan martabat pangan lokal, menambah nilai tambah dan memasyarakatkan pangan lokal di daerah Kabupaten Karo sesuai dengan potensi sumber daya lokal yang ada,” kata Wakil Bupati Karo.

Disebutkan Cory, pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman merupakan makanan yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tubuh dengan jumlah yang berimbang, antara kelompok pangan berdasarkan cita rasa, daya cerna, dan daya beli masyarakat serta aman untuk dikonsumsi.

Wakil Bupati Karo mengajak para peserta untuk juga menyosialisasikan keanekaragaman pangan kepada masyarakat sekitar, dengan cara mensubstitusikan variasi produk komoditas lokal guna mendukung proses terciptanya ketahanan pangan masyarakat.

Juara Umum I diraih tim Kecamatan Merdeka, Juara Umum II  tim Kecamatan Dolat Rayat, dan Juara Umum III diraih tim Kecamatan Simpang Empat. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *