Kembangkan Sektor Perikanan, Pemkab Karo Tabur 7.500 Benih Nila

oleh -2.015 Kali Dibaca
BUpati Karo Terkelin Brahmana dan Wakil Bupati Karo Cory S. Sebayang menyerahkan benih ikan nila untuk disebar di perairan umum Desa Susuk,Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo,Senin 14 Mei 2018. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMMeningkatkan sektor perikanan dan sumber daya ikan di perairan umum, Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menabur 7.500 benih ikan nila di Tambak Kuta, Desa Susuk, Kecamatan Tiganderket, Senin 14 Mei 2018.

Penaburan benih ikan nila ini, implementasi dari program yang telah dianggarkan di APBD Kabupaten Karo 2018, yang meliputi delapan lokasi, di antaranya Desa Susuk.

Penaburan benih ikan nila di perairan umum secara simbolis dilakukan Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang. Turut hadir dalam penaburan benih ikan nila, Kadis Perikanan Metehsa Purba , Kadis BPMD Abel Tarawai Tarigan, Kadis Pertanian Sarjana Purba, Kepala Bappeda Nasib Sianturi,  Direktur RSU Kabanjahe Arjuna Wijaya, Kabag Pemdes Eva Nagelia  Sembiring, Camat Tiga Nderket Syukur Brahmana, Danramil -05/Payung Kapten Inf.  E. Perangin-angin, Kades Desa Susuk Abadi Bangun, Sekdes Desa Susuk Yesi  Sitepu, dan masyarakat Desa Susuk.

KLIK: Pernyataan PGI Soal Bom Gereja Surabaya

“Penaburan benih ikan ini bertujuan untuk menambah populasi dan keanekaragaman jenis ikan. Mencegah terjadinya kepunahan ikan serta di perairan Kabupaten Karo, khususnya perairan Tambak Kuta Desa Susuk ini. Dengan bertambahnya populasi ikan, pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan ikan oleh masyarakat Desa Susuk untuk memenuhi gizi dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Bupati Karo mengajak masyarakat Desa Susuk merawat dan menjaga irigasi untuk pertanian dan budidaya perikanan.

“Perairan Desa Susuk ini berfungsi sebagai wadah penampungan air, selain fungsi tersebut, perairan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai irigasi untuk pertanian dan budidaya perikanan,” imbuh Terkelin Brahmana saat bertatap muka  dengan masyarakat sambil mendengarkan aspirasi masukan dari Perwakilan BPD Susuk.

Kepala Dinas Perikanan Karo Metehsa Purba menjelaskan sumber pembiayaan  penaburan ikan dari APBD Karo untuk delapan lokasi, salah satu di Desa Susuk.

Metehsa Purba dalam kesempatan itu mengimbau masyarakat Desa Susuk tidak menangkap ikan dengan cara memakai racun, bom, juga setrum.

“Sungguh disayangkan jika masih ada masyarakat nanti mempergunakan cara (menangkap ikan) memakai racun,  menggunakan bom, menggunakan setrum, dan  menggunakan jala dengan ukuran kurang dari satu inchi,” pungkas Matehsa. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *