Kemenkumham Catat Tari Gundala-Gundala Kekayaan Intelektual

oleh -1.789 Kali Dibaca
Tari gundala-gundala suku Karo, Sumatera Utara. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Tari gundala-gundala dari suku Karo di Sumatera Utara, kini tercatat sebagai kekayaan intelektual oleh Kementerian Hukum dana Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Tari gundala-gundala, merupakan tarian legenda masyarakat Karo, juga disebut sebagai tarian untuk memanggil hujan.

Pengumuman tari gundala-gundala masuk dalam kekayaan intelektual Kemenkumham, disampaikan Wakil Bupati Karo Cory S. Sebayang saat acara penutupan Festival Bunga-Buah di Taman Menjuah-Juah Berastagi, Minggu 7 Juli 2019.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kementerian Hukum dan HAM, bahwa tarian gundala-gundala, mulai dari musik, gerak dan seni rupa telah tercatat sebagai inventarisasi kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional,” ucap Cory.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati Karo meminta kepada panitia pelaksana Festival Bunga-Buah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karo, mengevaluasi pelaksanaan festival tahun ini.

“Kepada panitia, saya sampaikan segala kekurangan pada kegiatan ini hendaknya menjadi koreksi dan evaluasi pada masa-masa yang akan datang. Tentu harapan kita tahun depan lebih baik,” kata Cory.

Baca Berita:

Hujan Es Terjadi di Kabupaten Karo

Selama Festival Bunga-Buah, Omset Petani Bunga Naik

“Festival Bunga dan Buah yang digelar Pemkab Karo selain merupakan salah satu upaya Pemerintah Karo untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Sekaligus mengenalkan kembali tentang potensi Karo yang sejak dulu adalah penghasil bunga, buah, dan sayuran terbesar di Sumatera Utara,” kata Cory.

Festival kali ini, selain diisi dengan berbagai kegiatan lomba, juga turut dimeriahkan dengan kehadiran peserta dari Kabupaten Jember, Provonsi Jawa Timur.

“Tentu hal ini sangat diapresiasi, dan semoga kedepannya akan diikuti juga oleh daerah-daerah lain di Indonesia,” sebut Cory.

Dalam acara penutupan Festival Bunga-Buah, Wakil Bupati Karo Cory S. Sebayang menerima penyerahan sertifikat empat kekayaan intelektual dari Kemenkumham.

Penutupan Festival Bunga-Buah dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Karo, Mulia Barus, anggota DPRD Karo, Lusiana br Sukatendel, Tokoh Adat Karo, Malem Ukur Ginting. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *