Ketua DPRD Karo Sepakat Refocusing Anggaran Penanganan Virus Corona

oleh -370 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan memberikan keterangan soal penanganan Covid-19 kepada wartawan, Senin 30 Maret 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM –  Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan mengakui sudah menerima rencana detail anggaran penanganan virus corona (Covid-19) dari Pemerintah Kabupaten Karo. Anggaran penanganan Covid-19 di antaranya dari refocusing anggaran APBD 2020 dan dana tak terduga dari APBD 2020. Totalnya mencapai Rp30,5 miliar.

Sebelumnya, pada Rabu 8 April 2020, DPRD Karo menggelar rapat kerja dengan Bupati Karo Terkelin Brahmana, pembahasan di antaranya mengenai anggaran penanganan Covid-19.

“Rabu  (8 April 2020), pihak eksekutif kita undang rapat kerja dengan materi menyerahkan rincian detail rekapitulasi rasionalisasi anggaran APBD 2020 yang diperuntukkan kepentingan penanganan Covid-19. Betul, rekapitulasi dana dan rincian sudah diserahkan ke lembaga DPRD Karo oleh Bupati Karo dengan total refocusing Rp28,6 miliar, sedangkan dana tak terduga lebih kurang Rp2 miliar,” ujar Iriani, Kamis 9 April 2020.

Baca Berita: 

Hasil Refocusing Anggaran Pemkab Karo Penanganan Corona Totalnya Rp30,5 M

Ketua Gugus Tugas Covid 19 Karo: Pasien Positif Corona Berangsur Membaik

Ditegaskannya, demi keselamatan masyarakat Kabupaten Karo, pihaknya sepakat dilakukan refocusing anggaran.

“DPRD Karo pada prinsipnya setuju refocusing digeser bagi penanganan Covid-19.  Keselamatan masyarakat Karo lebih kita utamakan ketimbang pembangunan, sehingga anggaran yang ada selama ini sangat tepat di refocusing, sebab kesehatan manusia lebih berharga dari segalanya. Ke depan semua yang terlibat dalam Gugus Tugas lebih ekstra dan maksimalkan bekerja dalam antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19. Baik tenaga medis dan peralatan alkes adakan sesuai anggaran yang nantinya kita sepakat bersama,” imbuh Iriani.

Kepada masyarakat Kabupaten Karo, Iriani meminta agar mengikuti anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan, cuci tangan, jaga jarak (physical distancing), menggunakan masker.

Secara terpisah, Bupati karo Terkelin Brahmana membenarkan bahwa lembaga DPRD Karo sudah meminta rincian dan detail refocusing anggaran.

“Iya, rekapitulasi rasionalisasi refocusing kita lakukan sesuai amanah, peraturan Mendagri. Semua sudah kita paparkan di depan Ketua DPRD dan Forkopimda,” ujar Terkelin.

Dikatakannya, hasil refocusing anggaran yang sudah dihimpun dari 60 perangkat Pemerintah Kabupaten Karo sebesar Rp28,6 miliar, dan dana tak terduga (APBD) sekitar Rp1.999.999.998. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *