Mayor Inf Anjuanda Pardosi Canangkan Program Sabtu Bersih di Tanah Karo

oleh -2.334 Kali Dibaca
Danyonif 125/ Simbisa Mayor Inf. Anjuanda Pardosi memberi penjelasan penggunaan senjata api kepada awak media di lapangan tembak Markas Yonif 125/Simbisa, Rabu 20 Maret 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 125/Simbisa Mayor Inf. Anjuanda Pardosi mencanangkan program “Sabtu Bersih” yang bertujuan untuk membantu masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Sasaran Sabtu Bersih di antaranya sarana fasilitas umum.

Sabtu Bersih menjadi program perdana Mayor Inf. Anjuanda Pardosi sejak dilantik sebagai Danyonif 125/Simbisa oleh Komandan Brigade Infanteri 7/Rimba Raya Kolonel Inf. Freddino Janen Silalahi, pada Kamis 14 Maret 2019.

Anjuanda menegaskan, Batalyon Infanteri 125/Simbisa harus lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat, akan melakukan kebaikan sekecil apapun untuk rakyat.

“Keberadaan Batalyon ini harus bermanfaat bagi masyarakat. Sekecil apapun itu, kami ingin berbuat kebaikan. Jadi, intinya apa saja yang bisa kita lakukan untuk kebaikan, maka lakukanlah,” kata Mayor Inf. Anjuanda Pardosi kepada media, Rabu 20 Maret 2019, di di lapangan tembak markas Yonif 125/Simbisa, Jalan Ksatria, Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Sabtu Bersih telah dimulai Yonif 125/Simbisa, pada Sabtu 16 Maret 2019. Danyonif dan prajurit Infanteri 125/Simbisa, melakukan pembersihan di sepanjang Jalan Irian Kabanjahe.

“Selain berguna untuk kepentingan masyarakat, program Sabtu Bersih ini juga bentuk dukungan Yonif 125/Simbisa pada Kabupaten Karo sebagai daerah wisata,” ujar Anjuanda.

Kepada awak media, Anjuanda mengatakan di pekan kedua program Sabtu Bersih, Yonif 125/Simbisa akan melakukan perbaikan fasilitas umum, jalan di kawasan Zentrum, Kota Kabanjahe.

Baca Berita: Kawal Pemilu 2019 UMY Terjunkan 186 Mahasiswa Sebagai Relawan

Berita Yonif 125/Simbisa Klik Di Sini

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres dan Dinas PU Karo. Sabtu (23 Maret 2019) ini kami akan cor jalan yang berlubang itu,” tegas perwira menengah TNI AD itu.

Pria yang memiliki hobi gowes (bersepada) dan penyuka ayam jago ini, mengungkapkan, kawasan jalan di Zentrum berstatus Jalan Provinsi itu perlu perbaikan, penambalan karena jalannya berlubang.

“Kondisi itu sangat berbahaya bagi pengendara yang melintas di sana. Hampir tiap hari saya lewat jalan itu untuk mengantar anak sekolah. Kalau bisa kita kerjakan, kenapa tidak kita kerjakan. Kalau menunggu pemerintah, ntah kapan itu diperbaiki. Apalagi statusnya Jalan Provinsi,” ungkap Anjuanda.

Dalam melaksanakan program Sabtu Bersih, Anjuanda mengemukakan telah melakukan pendekatan kepada masyarakat dan juga memanfaatkan kearifan lokal.

“Setiap hari Sabtu akan kita gelar kegiatan ini. Di mana saja lokasi di kota ini yang butuh perbaikan akan kita kerjakan. Intinya, kita ingin lakukan yang positif, bermanfaat bagi masyarakat banyak. Kita akan mengajak Pemerintah Daerah, jika dibutuhkan kami siap,” kata Anjuanda.

Danyonif 125/Simbisa ini menilai masih banyak fasilitas dan sarana umum yang belum memadai, termasuk di di sekeliling Batalyon Infanterai 125/Simbisa.

“Ini kan rumah kita, kondisinya adalah cerminan kesatuan ini. Jadi dalam waktu dekat, sekeliling Batalyon ini akan kami bersihkan juga. Saya cinta Tanah Karo, saya tidak merasa pulang kampung, tapi ini adalah kampung saya,” ujar alumni SMA Negeri 1 Kabanjahe itu. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *