Membangun Kawasan Danau Toba dan Gunung Sinabung Berbasis Spiritualitas

oleh -521 Kali Dibaca
Ibadah spiritualitas Danau Toba dan Gunung Sinabung digelar di Jambur Gerga, Desa Mulawari, Kecamtan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat 13 September 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Ratusan jemaat dari berbagai gereja mengikuti acara ibadah spiritualitas Danau Toba dan Gunung Sinabung yang dilaksanakan di Jambur Gerga, Desa Mulawari, Kecamtan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kegiatan itu mengangkat tema; Datanglah Ya Roh Kudus, Perbaharuilah Seluruh Ciptaan; Membangun Kawasan Danau Toba dan Gunung Sinabung Berbasis Spiritualitas.

Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt Agustinus P. Purba dalam khotbahnya, diambil dari nats Alkitab Roma 8: 11-17, mengingatkan bahwa manusia berlomba-lomba menguras isi perut bumi, hutan, dan kandungan-kandungan lainnya untuk memenuhi hawa nafsu.

Menurutnya, krisis ini menuntut keseriusan berpikir dan bertindak demi masa depan yang lebih baik dan jauh dari bencana-bencana yang memprihatinkan.

“Gereja harus menyatakan bahwa nilai spiritualitas itu yang harus dikedepankan untuk merespons berbagai isu. Khususnya di lingkungan Danau Toba. Kita semua dipanggil dengan sadar menyatakan iman percaya kita bahwa di sekitar Danau Toba dan Sinabung perlu ada tindakan yang berdasarkan iman Kristen tentang kedudukan manusia sebagai Citra Allah,” katanya.

Baca Berita:

Sosok Mayat Pria Ditemukan Tewas di Terminal Atas Kabanjahe

Tingkatkan Kesejahteraan, Bupati Karo Prioritaskan Bangun Jalan Antar-Desa

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan terima kasih kepada panitia yang menyelenggarakan acara.

“Ini merupakan anugerah Tuhan dan cinta kasihnya, sehingga acara ini berjalan dengan penuh khidmat dan kudus. Acara ibadah spritualitas ini sekaligus mendorong kita meningkatkan iman dan memaknai saling mendoakan satu sama lain. Biarlah kesusahan sehari cukup sehari saja. Sebab Firman Tuhan sudah menuliskan hal tersebut dalam Alkitab,” katanya.

“Tugas gereja dalam panggilan kemanusian khususnya dalam konteks kehidupan di sekitar Danau Toba dan Sinabung adalah untuk menyatakan penghargaan atas karya agung Tuhan terhadap manusia ciptaannya,” kata Terkelin.

Ketua Umum Panitia Ibadah Spiritualitas Danau Toba dan Sinabung, Sihar P.H. Sitorus dalam sambutannya, mengatakan, melalui ibadah spiritulitas ini, masyarakat di sekitar Danau Toba dan Gunung Sinabung dapat mengimani dan memaknai bahwa Danau Toba, Gunung Sinabung dan seluruh alamnya sebagai karya Illahi bagi manusia.

Acara ibadah spiritualitas Danau Toba dan Gunung Sinabung yang digelar, Jumat 13 September 2019, tampak dihadiri jemaat, pendeta, pastor, PGI Sumut, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Staf Presiden, Abednego Tarigan, Roy Abimanyu, Martina Silaban mewakili dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Osmar Silalahi mewakili Bupati Taput, Purnamawan Malau mewakili Bupati Samosir, Ikutan Ginting mewakili Bupati Simalungun, Asisten I Pemkab Kari Suang Karokaro, Waka Polres Tanah Karo Kompol Hasian Nainggolan. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *