Asap Karhutla Sumatera dan Kalimantan Tidak Sampai Singapura-Kuala Lumpur
“Selain itu, atlet kita di tahun 2018 di Asian Games menorehkan prestasi peringkat ke-4. Bahkan, atlet disabilitas juga tercatat peringkat ke-5 dalam ajang Asean Games 2018,” ungkap Terkelin membacakan amanat Menteri Imam Nahrawi.
“Ayo olahraga, di mana saja, kapan saja, merupakan optimilisasi pemasalahan dan pembudayaan olahraga didukung Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Peraturan Menpora RI nomor 18 tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga. Untuk itu kita sama-sama laksanakan gerakan olahraga secara masif dan meluas di semua lapisan masyarakat,” kata Imam.
“Melalui ajakan ini, menumbuhkan semangat melakukan olahraga teratur. Baik pelajar, masyarakat, pekerja, karyawan dan warga binaan yang ada di lembaga permasyarakatan,” kata Imam.
Menteri mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup.
“Olahraga harus menjadi gaya kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup. Persoalannya saat ini, terletak dalam derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah. Dengan adanya gerakan Ayo Olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut,” ujar Menpora dalam teks pidato yang dibacakan Terkelin Brahmana. (Rep-01)






