Dandim 0205/TK Letkol Inf. Taufik Rizal menyebutkan sebagai generasi penerus wajib mengisi kemerdekaan.
“Apa yang disebutkan Bupati Karo tadi adalah benar. Kita harus mengenang jasa para pahlawan kita, sedangkan kita selaku generasi penerus wajib mengisi kemerdekaan ini. Merdeka, merdeka, merdeka,” pekik Letkol Inf. Taufik.
Menurut Dandim, napak tilas bertujuan menggugah generasi muda untuk tetap mengingat perjuangan pahlawan dan senantiasa melakukan hal yang selaras, bahwa keberhasilan itu tidak mudah.
“Penuh keringat tetesan air mata dan nyawa pun dipertaruhkan,” ujar Letkol Inf. Taufik.
Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu mengaperaisasi kegiatan yang digelar Pemda Karo.
“Dengan adanya acara ini, otomatis generasi penerus telah mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia. Alangkah eloknya setiap tahun dalam menyambut hari Kemerdekaan RI selalu dibuat napak tilas secara bergantian lokasinya, karena masih ada pahlawan yang telah gugur khususnya di Kabupaten Karo selain Letjen Purn Djamin Ginting, ada juga Pahlawan Kiras Bangun dengan julukan Gara Mata,” ungkap AKBP Benny.
Kadispora Robert Billy Peranginangin mengungkapkan, kegiatan napak tilas didukung oleh PT. Bank Sumut cabang Kabanjahe, dan dimeriahkan dengan lucky draw.
“Acara dimeriahkan dengan 22 kontingen dengan jumlah peserta 200 orang. Start di depan Museum Djamin Ginting di Desa Suka, dan finis di Losd Desa Salit Kecamatan Tigapanah, dengan melibatkan peserta kontingen TNI, Polri, Pramuka, Ormas, pelajar, dan OPD Kabupaten,” ujar Robert. (Rep-01)






