Pembangunan Pelabuhan Tongging Resmi Dimulai, Bupati: Ini Wujud Mimpi

oleh -1.553 Kali Dibaca
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara, Putu Sumarjaya dan Bupati Karo Terkelin Brahmana mengikutiproses adat Karo sebelum pemancangan tiang pembangunan Pelabuhan Tongging di Kabupaten Karo, Rabu 16 Oktober 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Pembangunan Pelabuhan Tongging di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, resmi dimulai, Rabu 16 Oktober 2019. Pelabuhan Tongging bagian dari 12 pelabuhan penyeberangan di Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang dibangun Kementerian Perhubungan.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyatakan Kabupaten Karo satu dari tujuh kabupaten yang masuk dalam kawasan KSPN Danau Toba. Dengan dimulainya pembangunan Pelabuhan Tongging, Terkelin optimis kawasan Tongging akan menjadi objek wisata andalan.

“Wujud mimpi itu nyata adanya. Oleh sebab itu mari kita dukung program pemerintah pusat agar Tongging menjadi objek wisata andalan,” tegas Terkelin.

Dikatakannya, dengan adanya Pelabuhan Tongging, meningkatkan arus orang dan  barang serta sektor pariwisata Tanah Karo.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara, Putu Sumarjaya mengatakan di tahun 2019 ini dilakukan pemancangan tiang tahap pertama Pelabuhan Tongging sebanyak 20 titik.

Baca Berita:

Ini Data Terbaru Korban dan Penanganan Gempa Ambon

Kawanan Pencuri Baterai Tower Telkomsel Diamuk Massa

“Tahun 2019 ini dilakukan pemancangan tiang tahap pertama sebanyak 20 titik serta dilanjutkan pada tahun 2020 dengan pembangunan fisik yaitu pembangunan terminal, lahan parkir dan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Putu.

Dijelaskannya, pembangunan tiang pancang Pelabuhan Tongging dikerjakan CV Ridho Pratama.

“Pelabuhan dengan luas 10 x 40 meter. Jumlah tiang pancang yang sudah disiapkan sebanyak 90 buah agar  CV. Ridho Pratama dapat bekerja untuk tahap pertama ini,’ katanya,

Menurut Putu, pembangunan Pelabuhan Tongging akan dilanjutkan, dirampungkan pada tahun 2020.

“Kementrian Perhubungan akan membangun Syahbandar. Kementerian Perhubungan akan menempatkan kapal wisata,” ujar Putu.

Pembangunan tiang pancang tahap pertama Pelabuhan Tongging dihadiri, Kepala Dinas Perhubungan Karo Gelora Fajar Purba, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Lisma br Tarigan, Camat Merek Tommy Heriko Sidabutar serta warga Tongging.

Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Sipinsur Geosite, Desa Parulohan, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Senin 29 September 2o19 lalu, menyaksikan pembangunan Pelabuhan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara.

Dikutip dari laman Kominfo.go.id, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan 12 pelabuhan penyeberangan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional  Danau Toba yang dibangun Kementerian Perhubungan,  empat di antaranya telah dilakukan pengembangan hingga tahun 2019 dan akan selesai pada tahun 2020 yaitu, Pelabuhan Simanindo, Ambarita, Muara, dan Tigaras.

Sementara tiga pelabuhan lainnya, Pelabuhan Marbun Toruan, Tongging, dan Balige  mulai dibangun pada tahun 2019 dan akan selesai pada 2020.  Empat pelabuhan lainnya yang akan mulai dibangun pada tahun 2020 yakni, Pelabuhan Silalahi, Sipinggan, Onan Runggu dan Porsea.

Total investasi untuk pembangunan dan pengembangan pelabuhan penyeberangan di Danau Toba sampai dengan tahun 2020 mencapai Rp469 miliar yang berasal dari APBN. (Rep-01 | Red)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *