Pemkab Karo – Polmed Tingkatkan Kerja sama

oleh -214 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Direktur Politeknik Negeri Medan Abdul Rahman, saling tukar cenderamata. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo dan Politeknik Negeri Medan (Polmed) meningkatkan kerja sama yang menyasar sejumlah bidang. Sejak 2017, Pemkab Karo dan Polmed telah menjalin kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding).

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyatakan, kerja sama yang terjalin Pemkab Karo-Polmed selama ini sudah berjalan cukup baik.

“MoU yang ada selama ini antara pihak Polmed dengan Pemkab Karo nomor : 119/299/OTDA /2017 tanggal 23 Agustus 2017, mengatur kerjasama kedua belah pihak, sudah cukup baik terlaksana,” ujar Terkelin Brahmana.

Hal tersebut disampaikan Terkelin saat menerima kunjungan Direktur Polmed Abdul Rahman bersama Wakil Komisi A DPRD Karo Onasis Sitepu, Herti Delima Br Purba, Edi Ulina Ginting, Jani Sembiring, dan Nora Else Surbakti, Selasa 30 Juni 2020, di Kantor Bupati Karo. Pertemuan itu, dihadiri Staf ahli Bupati Mulia Barus, Kadis Kominfo Jonson Tarigan, Kadis Pendidikan Eddi Surianta Surbakti , Kabag Otda Robinson Brahmana, Kabag Pemdes Djoko Sudjarwanto, Kabid Pemdes Andi Sinuhaji, dan Kabid Bapeda Hasyim Siregar.

Baca Berita: 

Catatan Sejarah Baru, Pemkab Karo Raih WTP LKPD 2019

Pemkab Karo Akui Ada Peran Penting Bob Andika Atasi Krisis Air Bersih

Terkelin menyebutkan, kerja sama dengan Polmed meliputi percepatan pembangunan E-Government, kerja sama dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kerja praktik mahasiswa sesuai kebutuhan Pemerintah Kabupaten Karo, dan pengembangan kegiatan lainnya dianggap perlu.

“Sedangkan yang belum terakomodir dalan kesepakatan yang tercatat pada prinsipnya,  Pemkab Karo setuju ada penambahan poin kerja sama untuk menambah wawasan, mutu pengetahuan sesuai perkembangan era digital,” ujarnya.

Direktur Polmed Abdul Rahman mengapresiasi peningkatkan kerja sama tersebut.

“Sependapat, ada poin penambahan seperti yang kami harapkan pendampingan Dana Desa dan  pembentukan BUMDes. Ada juga, sistim informasi guru mengajar (SIGUM) sebagai pelatihan guru lewat daring, dan PSDKU (program studi di luar kampus utama) ini merekrut mahasiswa di Kabupaten Karo. Dosennya kita kirim dari Polmed, apabila tidak memenuhi, sisanya sistem pembelajaran dengan daring ,” katanya.

Sementara Wakil Komisi A DPRD Karo Onasis Sitepu sepakat dengan adanya peningkatkan kerja sama Pemkab Karo dengan Polmed.

“Kerja sama yang sudah ada harus lebih ditingkatkan baik segi mutu, sasaran, dan kebutuhan di Pemkab Karo yang menyentuh bagi masyarakat,” kata Onasis.

Setelah ada kesepaakatan peningkatan kerja sama, Onasi berharap Pemkab Karo segera merealisasikannya.

“Agar Pemkab Karo segera eksekusi, terlebih bagaimana yang tamat SMA di Kabupaten Karo dapat prioritas masuk Polmed dengan indikator kesepakatan dan rekomendasi,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Karo, Eddi Surianta Surbakti mengaku masih membutuhkan pembelajaran daring dalam melatih para guru-guru.

“Hal ini cocok di Kabupaten Karo dalam situasi zona merah (pandemi Covid-19) belum bisa laksanakan proses sistem KBM (kegiatan belajar mengajar) dengan tatap muka. Tentu membutuhkan jaringan daring,” pungkasnya. (Rep-01)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *