Pemkab Karo Terima Ekskavator Bantuan Kementan

oleh -1.868 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (dua kiri) bersama Kepala Dinas Pertanian Karo Sarjana Purba memeriksa satu unit ekskavator bantuan dari Kementerian Pertanian, Jumat 20 Juli 2018. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMPemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, melalui Dinas Pertanian menerima satu unit ekskavator bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan). Bantuan alat pertanian ini berkat usaha dan lobi yang dilakukan Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam mengatasi sektor pertanian di Kabupaten Karo, akibat dampak erupsi Gunung Sinabung yang hingga kini masih berlangsung.

Didampingi Kadis Pertanian Sarjana Purba, Kepala Dinar PUPR Paten Purba, Bupati Karo Terkelin Brahmana memeriksa ekskavator bantuan Kementan yang sudah berada di Workshop Korpri, Jumat 20 Juli 2018.

“Bantuan ekskavator ini bisa dapat karena sekian kali melobi Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian, Kementerian Pertanian RI untuk membantu petani pengungsi terdampak bencana erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo,” ujar Bupati Karo.

Berita Terkait: Bupati Lobi Kementan Atasi Pertanian Akibat Dampak Erupsi Gunung Sinabung

Berita Populer: Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap

Melalui surat Kepala Dinas Pertanian Sarjana Purba yang ditandatangi Bupati Karo dengan nomor surat: 520/1852/Pertanian/2018 tanggal 05 Juli 2018, ditujukan kepada Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian Cq Direktur Alat dan Mesin Pertanian, pada Jumat 6 Juli 2018, mengajukan 2 (dua) alat ekskavator.

“Puji syukur, dan saya apresiasi atas kerja keras Kadis Pertanian yang terus menerus mengikuti perkembangan bantuan yang telah kita ajukan ke Pusat, akhirnya membuahkan hasil. Di mana satu unit ekskavator telah direalisasikan. Ini alatnya sudah dating,” ungkap Terkelin Brahmana.

Atas bantuan dari Kementan berupa satu unit ekskavator merek Pindad, Bupati Karo mengaku bangga dengan kinerja Dinas Pertanian.

“Sangat membanggakan, jujur bukan memuji. Tapi ini perlu bagi dinas lain sebagai pelajaran dan contoh mengikuti jejak Dinas Pertanian, di mana harus proaktif mengikuti perkembangan apabila ada usulan ke pusat,” kata Terkelin.

Ditegaskan Terkelin, bila usulan ke Pemerintah Pusat tidak diikuti, surat (permohonan bantuan) tidak akan direalisasikan.

“Jika tidak diikuti sampai komputer beranak, surat itu tidak akan direalisasikan atau diperhatikan. Nah, itulah maksud saya, dinas itu harus  proaktif dalam bekerja, ikhlas, dan tidak kerja ngasal. Apalagi hidup ini adalah kesempatan, berbuatlah baik dan menjadi berkat bagi masyarakat apa yang kita kerjakan,” pungkas Bupati Karo.

Kepala Dinas Pertanian Sarjana Purbamenyatakan pengajuan bantuan alat pertanian kepada Kementerian Pertanian akibat dampak bencana Sinabung yang tidak kunjung berhenti.

“Berakibat terjadinya endapan debu erupsi Sinabung yang cukup tebal pada sejumlah lahan produktif pertanian. Keadaan tersebut tentunya menimbulkan masalah pengelolaan budidaya pertanian di daerah terdampak. Mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian milik masyarakat dan irigasi pertanian. Lahan pertanian, irigasi, dan jalan tertutup abu vulkanik. Mengatasi hal itu, dibutuhkan ekskavator. Dengan diberikannya satu unit  ekskavator ini, ke depan dapat membantu pengerukan sedimen dan sejumlah lahan pertanian,” ujar Sarjana Purba.

Dikatakan Sarjana Purba, ekskavator bantuan Kementan tiba di Kabupaten Karo sejak Rabu 18 Juli 2018, dan ditempatkan di Workshop Korpri.

“Ekskavator merek Pindad standar buatan TNI, namun sementara belum dapat kita operasikan berhubung tim pusat dari Kementan RI akan datang ke Karo untuk mengadakan pelatihan operator ekskavator, baru nanti kita operasikan.Kira-kira waktunya sebulan lagi,” kata Kadis Pertanian.

Mengenai biaya operator, Sarjana Purba mengatakan, Dinas Pertanian akan membicarakan, membuat MoU dengan Dinas PUPR.

“Jika di luar dinas, masyarkat yang membutuhkan maka biaya operasionalnya adalah masyarakat itu sendiri,” kata Sarjana Purba. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *