Polisi Libatkan Dukun Ungkap Kasus Mayat Bayi

oleh -1.753 Kali Dibaca
Kondisi mayat bayi perempuan yang ditemukan pemancing di sungai Lau Bengap, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu 16 Juni 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Kepolisian Sektor Tiga Binanga hingga kini mendalami kasus temuan mayat bayi di sungai Lau Bengap, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu 16 Juni 2019, sekitar pukul 15.30 WIB. Upaya pengusutan dilakukan Kepolisian dengan melibatkan kepala lingkungan dan lurah se-Kecamatan Tiga Binanga, dalam mencari tahu siapa orang tua bayi malang yang ditemukan mengambang di sungai Lau Bengap.

Lurah dan kepala lingkungan diminta bantuan untuk melakukan pendataan ibu hami dan ibu melahirkan. Tak sampai di situ saja, penyidik melibatkan dukun dalam mengungkap kasus ini.

“Untuk mengungkap serius penemuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan yang masih lengket dengan ari-ari, ditemukan tewas di sungai Lau Bengap oleh tiga pemancing. Tadi malam kita menghadirkan dukun atau orang pintar, guna mencari titik terang atas kasus ini,” tutur Kanit Reskrim Polsek Tiga Binanga, Iptu Sulem Sigalingging, Rabu 19 Juni 2019.

Berita Terkait:

Mayat Bayi di Tiga Binanga Diduga Hasil Hubungan Gelap

Dijelaskan Sulem, berdasarkan keterangan sang dukun, sebelumnya melakukan prosesi kedukunan dengan mendatangkan ruh leluhur, menyebutkan orang tua dari bayi tersebut bukan berasal atau warga Kecamatan Tiga Binanga. Sang dukun, menceritakan, dalam proses persalinannya, ibu bayi itu dibantu dua orang.

“Ibu bayi itu diduga berasal dari Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Dirinya ke Tiga Binanga guna melahirkan, dibantu oleh kedua temannya, salah satunya warga sekampungnya, dan satu lagi temannya yang berada di Tiga Binanga,” ungkap Iptu Sulem mengutip penjesalan sang dukun.

Berdasarkan keterangan dukun itu, sebut Sulem, sebelum melahirkan, si ibu bayi berapa hari tinggal di pondok perladangan temannya, warga Tiga Binanga.

“Dukun itu berpesan, dalam waktu  dua hari saya akan ketemu dengan ibu bayi itu melalui mimpi, dan akan mengetahui siapa orangnya. Ternyata tadi malam, saya bermimpi. Berkenalan dengan wanita, dalam mimpi itu wanita itu ngasih tahu namanya, Cici atau Kiki. Karena namanya juga mimpi, jadi samar-samat saya ingat,” kata Sulem.

Baca Berita:

Tim Anev BNPB Berkantor di Karo, Ruang Kerja Diisi Kursi Goyang

Bupati Karo Lepas Kontingen Porprovsu 2019, 6 Cabor Jadi Andalan

Kedua nama itu akhirnya ditelusuri Iptu Sulem, dan menemukan seorang gadis bernama Kiki. Sedangkan atas nama Cici tidak ditemukan.

Sulem mengungkapkan, orang tua Kiki merupakan temannya. Menjajaki keterangan sang dukun, Sulem mempertanyakan apakah ada tamu, teman Kiki yang datang.

“Kalau dari keterangan Kiki dan bapaknya, tidak ada wanita yang datang ke rumahnya,” kata Sulem.

Meski belum mendapatkan petunjuk jelas yang mengarah siapa ibu sang bayi, Sulem menegaskan meneruskan penyelidikan hingga mengetahui siapa pelaku pembuang bayi itu.

“Tetap akan kita pecahkan,” tegas Sulem.

Sedangkan hasil dari koordinasi dengan kepala lingkungan se-Kecamatan Tiga Binanga untuk membantu Kepolisian mengungkap kasus itu, dengan melakukan pendataan ibu hamil maupun yang melahirkan. Sulem mengatakan tidak mendapatkan hasil, dan warga tidak mencurigai bahwa pelaku pembuang bayi itu warga setempat.

“Dari hasil pendataan mereka, ibu hamil masih tetap hamil (belum melahirkan). Dan yang baru melahirkan, ada anaknya. Sama sekali mereka tidak ada mencurigai warganya, pasca penemuan mayat bayi perempuan itu,” imbuh Sulem. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *