Polisi Tembak Komplotan Begal, Ini Ekspresi Warga Karo

Empat tersangka begal yang berhasil diringkus Satreskrim Polres Tanah Karo hingga ke Kota Medan. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Penangkapan komplotan begal antar kota yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal Polres Tanah Karo mendapat apresiasi dari warga Kabupaten Karo.

Warga Karo yang ditemui, Selasa 28 Agustus 2018, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kepolisian Resor Tanah Karo, berhasil mengungkap kawanan begal, dalam aksinya menyaru sebagai polisi.

“Saya sangat mengapresiasi  kinerja Polres Karo dan mendukungnya,” kata warga beru Ginting.

Menurut dia, tersangka begal jangan lagi dikasih ampun. “Bila perlu jangan dikasih ampun lagi. Selaku pemilik kendaraan roda dua sangat was-was karena seringnya terjadi aksi kejahatan. Apalagi pelaku mengaku sebagai anggota polisi,” ujar Ginting.

Berita Terkait: Komplotan Begal Antar Kota Roboh Ditembak Polisi

Baca Berita: Banyak Prestasi, SMA Negeri 2 Kabanjahe Terus Berbenah

Dia mendukung tindakan tegas Kepolisian menembak tersangka.

“Ini perlu diberikan tindakan tegas agar begal lainnya yang belum tertangkap ciut nyalinya. Saya pingin sekali melihat wajah-wajah pelaku itu,” kata Ginting saat berada di Polres Tanah Karo.

Satuan Reserse Kriminal Polres Tanah Karo, Minggu 26 Agustus 2018, sukses menangkap empat tersangka begal, masing-masing Esra Heryanta Bangun (31 tahun) warga Jalan Letnan Rata Perangin-angin, Gang Kesatuan, Kecamatan Kabanjahe, Edwin Tarigan (31 tahun) warga Gang Sempurna, Kecamatan Kabanjahe, Raden Ginting (40 tahun) warga Simalingkar B, Medan Tuntungan, dan Suwandi (44 tahun) warga Desa Durin Tonggal, Medan.

Polisi menembak keempat tersangka yang berusaha kabur saat diminta menunjukkan persembunyian barang bukti hasil kejahatan mereka. (Rep-01)