PPA Bangun Sarana Memikat Wisatawan Puncak Gundaling

oleh -852 Kali Dibaca
Pembangun pos retribusi satu pintu masuk wisata Puncak Gundaling Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Para pedagang dan penyedia jasa di lokasi wisata Puncak Gundaling, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, membangun sarana sendiri untuk lebih memikat para wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung.

Inisiatif pembangunan sarana ini dilakukan Persatuan Pedagang Asongan (PPA) yang terdiri dari pedagang, penyedia jasa seperti juru foto dan penyedia tikar.

Ketua PPA, Karma Surbakti mengungkapkan, alasan membangun sarana tersebut  dilakukan lantaran pihaknya menilai selama 5 tahun terakhir, pembangunan sarana di Puncak Gundaling, destinasi populer di Tanah Karo,  oleh Dinas Pariwisata tidak tepat sasaran.

“Demi kemajuan Puncak Gundaling, kami selaku pemberi jasa kepada wisatawan,  berinisiatif membuat atau membangun sendiri objek sarana. Seperti tempat foto bagi wisatawan dan lainnya, dengan biaya patungan,” ujar Karma Surbakti kepada wartawan, Senin 27 Mei 2019.

Baca Berita:

Pasca Status Siaga Gunung Sinabung Kembali Erupsi

SAR Medan Gelar Apel Siaga Mudik Lebaran 2019

Karma menilai pembangunan di Puncak Gundaling oleh Dinas Pariwisata, kurang tepat sasaran. Penyebabnya, kata Karma, Pemkab Karo dalam hal ini Dinas Pariwisata tidak berkoordinasi dengan pelaku wisata.

“Setidaknya, selama 5 tahun belakangan, penataan serta pembangunan di kawasan Puncak  Gundaling kurang tepat sasaran. Ini terjadi dikarenakan minimnya koordinasi antara pelaku wisata dengan pemerintah setempat. Seperti jalan, trotoar, serta sejumlah bangunan, yang berada di seputar Puncak Gundaling mengalami kerusakan dan terkesan terabaikan tanpa ada perbaikan dari instansi terkait,” ujar Karma.

Kepala Dinas Pariwisata Karo, Mulia Barus menegaskan pihaknya terus berupaya meningkatkan potensi wisata di Kabupaten Karo, terutama Puncak Gundaling.

“Terkait sejumlah sarana prasarana penunjang di Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang membutuhkan perbaikan. Kita akan melakukan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (ODP),” kata Mulia didampingi Kabid Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata, Bartholomeus Barus. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *