“Penilaian itu tidak lepas dari peran Keraton Tayan sebagai pusat pelestarian budaya. Di sini ada istana, ada keraton, ada tradisi yang terus dirawat dan dijaga,” jelasnya.
Raja Tayan berharap, dukungan pemerintah terhadap festival budaya dapat berlanjut dan semakin kuat di masa mendatang. Ia menilai, kegiatan budaya seperti Mandi Bedil dan Perang Ketupat bukan sekadar tradisi, melainkan simbol persaudaraan dan identitas masyarakat Tayan yang telah diwariskan turun-temurun. (Rep-02)






