Respons Laporan, Terkelin Tinjau Gang 90 Katepul Kabanjahe

oleh -315 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama anggota DPRD Karo Mansur Ginting dan pejabat Pemkab Karo, meninjau kondisi jalan di Gang 90, Jalan Katepul, Kecamatan Kabanjahe, Senin 16 September 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Merespons laporan warga Gang 90 tentang kondisi drainase dan jalan di kawasan itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama pejabat Pemkab Karo dan wakil rakyat (DPRD Karo), meninjau kondisi jalan Gang 90, Jalan Katepul, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo,Sumatera Utara.

Kehadiran Bupati Karo  dan rombongan disambut Kepala Lingkungan Gang 90, Sakti Meliala dan Kepala Lingkungan Katepul Musa Brahmana, Senin 16 September 2019.  Mereka pun langsung mengajak Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, anggota DPRD Karo Mansur Ginting, Camat Kabanjahe Frans Leo Surbakti, Kabid PUPR Rudi Sembiring, ke jalan Gang 90 yang rusak.

Warga yang diwakili Sakti Meliala dan Musa Brahmana mengaku terkejut dengan kehadiran Bupati Karo dan rombongan. Mereka menyatakan kesalutan atas respons Bupati Karo terhadap kondisi jalan di pemukiman mereka.

Di pertemuan itu, Sakti dan Musa mengakui melaporkan tentang kondisi jalan pemukimanan itu kepada orang nomor satu di Pemkab Karo.

Baca Berita:

Presiden Jokowi Tekankan Upaya Pencegahan Karhutla

Moderamen GBKP dan BNN Karo Gelar Catur Open Tournament 2019

“Tidak sia-sia upaya kami selama ini menyampaikan keluhan terkait saluran parit dan ada jalan rusak,” kata Sakti dan Musa.

Menurut kedua kepala lingkungan itu, jalan rusak mencapai 25 meter, dengan kondisi jalan belum diaspal. Keadaan jalan ini acap becek, digenangi air yang meluber dari rumah warga.

“Mudah-mudahan dengan kedatanagan Bupati, ada solusi dan aksi nyata bukan hanya reaksi. Ini harapan kami warga,” kata Sakti.

Bupati karo Terkelin Brahmana menegaskan, kondisi jalan di Gang 90, Katepul, akan menjadi atensi Pemkab Karo. Dia menginstruksikan Camat Kabanjahe bersama Dinas PUPR dan warga melaksanakan gotong-royong.

“Ini menjadi atensi kita. Untuk itu  camat dan PUPR segera ajak masyarakat adakan gotong-royong bersihkan sekitar jalan yang ditumbuhi rumput. Saluran parit secara manual dikorek, dinormalisasi agar parit yang ada sekarang di depan rumah warga tersambung dengan parit yang lain untuk pembuangan.  Ini segera lakukan. Ini tugas kalian,” tegas Terkelin.

“Segera kerjakan, kalau perlu besok sudah bersih rumput-rumput di sekitar jalan yang semak. Ini juga salah satu faktor air tergenang. Cara mengatasi ini, ciptakan ide kreatif, misal buatkan biopori di setiap pinggir jalan agar resapan air berfungsi,” imbuhnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *