Sariati Ungkap Karakteristik Wanita Karo

oleh -1.758 Kali Dibaca
TP.PKK Kabupaten Karo menggelar seminar sehari yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Karo, Sabtu 19 Mei 2018. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COM Peranan kaum wanita dalam keluarga, masyarakat, dan juga  dalam konteks pembangunan, semakin meningkat tidak hanya tanggung jawab dalam mengurus anak dan keluarga.

“Masalah ekonomi keluarga, persaingan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik, dan tuntutan emansipasi, memaksakan wanita terjun ke dunia pekerjaan. Ketidaksetaraan gender akan menyebabkan beban ganda bagi kaum wanita,  khususnya dalam konteks budaya Karo. Di mana wanita berperan dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan mengurus keluarga, serta  beban wanita dalam mencukupi nafkah keluarga,” ungkap Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga PKK Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahmana.

Hal itu disampaikan Sariati dalam acara seminar sehari bertajuk “Menata Kepribadian serta Penampilan Kaum Wanita Dalam Keluarga  dan Pekerjaan”  yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Karo, Sabtu 19 Mei 2018.

KLIK: A&W Tawarkan Paket Bedug Berkah Selama Ramadhan

Sariati melanjutkan, tanggungjawab kaum wanita Karo menyebabkan wanita Karo tidak sempat memperhatikan dirinya.

“Tentu, hal ini dapat menyebabkan wanita tidak memiliki waktu atau tidak mempunyai kesempatan untuk memperhatikan  dirinya sendiri, penampilannya bahkan kepribadiannya sehingga kodratnya sebagai makhluk cantik menarik dan lemah lembut sering terabaikan. Pada kesempatan ini, saya menekankan pentingnya kepribadian dan penampilan bagi seorang wanita. Kalau dapat kita artikan, kepribadian itu adalah ciri-ciri dan sifat-sifat khas yang mewakili sikap atau tabiat seseorang, yang mencakup pola-pola pemikiran dan perasaan, konsep diri, perangai, dan mentalitas yang membedakannya dari orang lain,” kata Sariati, istri Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Dikatakan Sariati, wanita yang bekerja maupun ibu rumah tangga harus tetap dapat memperhatikan penampilannya dan kepribadiannya, baik di rumah ataupun di tempat kerja.

“Tetapi, sebaiknya harus berdasarkan pada sendi-sendi warisan budaya dan kepribadian wanita Karo,” kata Sariati.

Menurut dia, berpenampilan menarik tidak mesti meninggalkan budaya, identitas atau karakter wanita Karo.

“Cara berpakaian, cara merias diri, tutur kata, tata krama dan etika, tercermin dari warisan budaya Karo. Masyarakat karo terkenal dengan masyarakat yang berbudaya  dan adat istiadat melekat kuat hingga sekarang. Sehingga identitas wanita tetap terpancar,” ungkap Sariati.

Ketua TP. PKK Kabupaten Karo Sariati menyebut seminar ag diselenggarakan menghasilkan suatu kepribadian dan penampilan wanita Karo yang modern tetapi dibalut karakter dan ciri khas budaya Karo.

Seminar tersebut dihadiri Wakil Bupati Karo  Cory Seriwaty Br Sebayang, Ketua Persatuan Wanita Karo (PWK) Cabang Kabupaten Karo, Kadis Perindag Almina Bangun,  istri para anggota DPRD Karo, dan istri para Camat se-Kabupaten Karo. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *