Stan Jualan di Festival Bunga-Buah Dinilai Mahal

oleh -1.743 Kali Dibaca
Salah satu ruko menghiasi bangunannya dengan bunga dan buah jelang penyelenggaraan Festival Bunga-Buah di Taman Mejuah-Juah Berastagi, yang digelar 5-7 Juli 2019. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Sehari menjelang penyelenggaraan event Pariwisata Nasional, Festival Bunga-Buah di Taman Mejuah-Juah Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, diklaim kurang disambut antusiasme warga. Selain itu, warga juga menilai harga sewa stan jualan di area festival dilangsungkan sejak  5 hingga 7 Juli 2019, terbilang mahal.

“Untuk bisa berjualan di dalam Taman Mejuah-Juah Berastagi dikenakan biaya Rp3 juta  per stan. Harga tersebut diangap sangat mencekik, mengingat pesta rakyat tersebut hanya berlangsung selama tiga hari,” tutur Bang Ginting, warga Berastagi, Kamis 4 Juli 2019.

Akibat harga sewa stan tergolong mahal,  Bang Ginting yang awalnya ingin berjualan mie sop, bakso, dan minuman jus, mengurungkan niatnya. Ia bersama istrinya memilih tempat berjual di depan ruamhnya, seperti biasanya.

Sementara itu, warga Berastagi menilai Festival Buah-Bunga kali ini kurang mendapatkan antusiasme warga.

“Festival Bunga dan Buah untuk tahun ini kurang antusias disambut warga. Terutama warga Berastagi. Bisa kita lihat dari sepanjang Jalan Veteran Berastagi, hanya berapa rukolah yang menghiasi rukonya dengan bunga  dan buah. Itu menunjukan antusias warga berkurang atas Festival Bunga dan Buah,” kata Rudi Tarigan dan temannya, Ius Sembiring, di Pasar Buah Berastagi.

Baca Berita:

Hajab Boy! Tersangka Curanmor Ini Kedapatan Simpan Shabu

Jelang Fesvital Buah-Bunga, Bupati Instruksikan Eks Kantor Disparbud Didekorasi

Menurut mereka, suasana festival saat ini dibandingkan tahun 2000, dinanti warga.

“Sekitar tahun 2000 ke bawah, Festival Bunga dan Buah adalah festival yang dinantikan warga Karo. Sebab, kita bisa melihat hasil bumi yang ditanam warga Bumi Turang dipajangkan di depan ruko, serta diarak (oawai) dengan mengunakan mobil dan sado,” tutur Rudi.

Pemerintah Kabupaten Karo menggelontorkan anggaran Rp600 juta untuk penyelenggaraan Festival Buah –Bunga. Perhelatan festival ini masuk dalam kalender agenda event Pariwisata Nasional, Kementerian Pariwisata. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *