Sumatera Utara Dikepung Banjir, Korban Meninggal 43 Orang

Dua belas kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara dilanda bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang dan longsor. Foto Pemko Medan.
Dua belas kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Utara dilanda bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang dan longsor. Foto Pemko Medan.

Merespons bencana banjir di wilayah Kota Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menginstruksikan seluruh camat memastikan evakuasi warga terdampak banjir berjalan cepat dan aman, serta menyiapkan dapur umum di setiap lokasi pengungsian.

Instruksi tersebut disampaikan Rico Waas saat memimpin rapat koordinasi penanganan banjir di Rumah Dinas Wali Kota bersama unsur Forkopimda, para asisten, dan pimpinan perangkat daerah, Kamis, 27 November 2025.

Menurutnya, Pemko Medan berada dalam masa kesiagaan menghadapi cuaca ekstrem, menyusul hujan deras yang terus berlangsung sejak dua hari terakhir, dan akan menetapkan status darurat apabila situasi banjir terus memburuk.

Beberapa titik lokasi banjir di Kota Medan, menurut Rico Waasn kondisinya cukup berat, termasuk jalan-jalan yang tidak dapat dilalui dan kawasan yang sudah meluap sehingga warga mulai mengevakuasi diri.

Dalam penanganan dampak banjir ini, Rico menegaskan pentingnya sinergi antara camat dan BPBD dalam proses evakuasi maupun pemenuhan kebutuhan dasar warga di pengungsian, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan dalam rapat tersebut menyatakan siap bekerjasama menyiapkan makanan bagi warga pengungsi yang dievakuasi sementara di sejumlah lokasi. (Rep-02)

Sumber: Humas Polri, Pemkot Medan