Tim Anev BNPB Berkantor di Karo, Ruang Kerja Diisi Kursi Goyang

by -1,406 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Tim Anev BNPB meninjau gedung yangakan dijadikan Kantor Tim Anev BNPB untuk memantau aktivitas Gunung Sinabung, Rabu, 19 Juni 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Tim Anev (Analisa dan Evaluasi) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di bawah kepemimpinan Kolonel Infanteri Yufti Senjaya ditempatkan kembali di Tanah Karo untuk memonitor setiap perkembangan Gunung Sinabung. Tim Anev akan berkantor di bekas Kantor Pengairan Sumatera Utara di Jalan Veteran, Kabanjahe.

“Berarti BNPB masih peka melihat situasi dan kondisi akibat erupsi Sinabung yang sewaktu-waktu tidak terdeteksi meletus,” kata Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan apresiasinya saat meninjau bangunan yang akan dijadikan kantor Tim Anev BNPB, Rabu, 19 Juni 2019.

Kehadiran kembali Tim Anev menyusul terjadinya erupsi Sinabung dua pekan lalu yang berlangsung mendadak sehingga menggegerkan warga Karo. Mengingat Sibanung beberapa waktu ini dianggap telah tenang. Kondisi itu menjadi salah satu dasar diturunkannya status gunung berapi aktif di Sumatera Utara itu dari level IV (awas) menjadi level III (siaga). Penurunan status dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Penempatan kembali Kolonel Infanteri Yufti Senjaya oleh BNPB sebagai Tim Anev adalah kebijakan  bagus, sangat tepat, dan cepat,” imbuh Terkelin.

Baca Berita:

Bupati Karo Lepas Kontingen Porprovsu 2019, 6 Cabor Jadi Andalan

ILUTOR, Alat Pendeteksi Pembalakan Liar Berbasis Suara

Lantaran mempercepat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pihak BNPB dalam penanganan Sinabung yang harus diselesaikan ke depan nantinya.

Terkelin dan Yufti Senjaya meninjau lokasi kantor didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Martin Sitepu, Asisten I Pemkab Karo Suang Karo Karo, Kepala Bagian Umum Tamat Purba, Kepala Bagian Logistik Natanael Perangin Angin, dan Pimpinan Operasional Bank Sumut Philip Tampubolon, Rabu, 19 Juni 2019 siang. Peninjauan dilakukan untuk mendata keperluan meubeler yang akan dilengkapi di kantor tersebut sebagaimana instruksi Terkelin. Pengadaan perlengkapan meubeler telah dikoordinasikan dengan Bagian Umum dan Bank Sumut.

“Apa saja yang belum ada akan kami fasilitasi sesuai instruksi bupati. Minimal kami adakan kursi dan meja,” kata Martin.

Rencananya, Martin menambahkan, kantor segera bisa dipergunakan setelah terisi perlengkapan. Kantor tersebut akan digunakan untuk rapat dan kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas Gunung Sinabung.

Dalam kesempatan tersebut, Tamat Purba menjelaskan, meubeler yang akan segera diletakkan di dalam kantor adalah empat buah bangku panjang dan 50 buah kursi.

“Kami juga siap mengadakan meja kerja dan kursi goyang yang untuk mengisi ruang kerja Pak Kolonel,” imbuh Philip Tampubolon.

Meski demikian, Philip menambahkan, prosedur administratif juga harus dipatuhi Pemkab Karo dengan membuat surat permintaan pengadaan meubeler kepada Bank Sumut.

“Biar tertib administratif. Siang ini (Rabu) sudah dimasukkan, besok meubeler sesuai permintaan akan  kami penuhi,” kata Philip. (Rep-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *