Tinggi Letusan Gunung Sinabung 7 Km

oleh -1.770 Kali Dibaca
Kolom abu dari letusan Gunung Sinabung, Minggu sore, 9 Juni 2019, dapat dilihat dari Kota Medan, Sumatera Utara. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Gunung Sinabung, Minggu 9 Juni 2019, sekitar pukul 16.28 WIB, kembali meletus.  Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan letusan Gunung Sinabung yang berada di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Minggu sore, melontarkan kolom abu setinggi 7 kilometer dari puncak kawah Gunung Sinabung, (2460 mdpl).

Letusan Gunung Sinabung dapat disaksikan warga dari Kota Medan, yang berjarak sekitar 88 kilometer dari Gunung Sinabung yang berada di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Letusan Gunung Sinabung menjadi perhatian warga yang berada di Medan.

“Terlihat dari sini (Kantor SAR Medan), erupsi Gunung Sinabung,” tulis Humas SAR  Medan, Hisar Turnip di akun whatsappnya.

Hal senada diungkapkan warga Kota Tebing Tinggi yang sedang berada di Kota Medan.

Berita Terkait:

Pasca Status Siaga Gunung Sinabung Kembali Erupsi

“Baru kali ini bisa menyaksikan erupsi Gunung Sinabung. Padahal sudah lama ada niat untuk melihat Sinabung “batuk” ketika berkunjung ke Karo,” ungkap Iqbal  penduduk Kota Tebing Tinggi.

Data yang diterima dari Kepala Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Sinabung, Armen Putra menyebutkan, letusan Gunung Sinabung mencapai tinggi 7.000 meter dengan durasi sekitar 9 menit, 17 detik. Abu vulkanik yang dimuntahkan Gunung Sinabung mengarah ke Timur -Tenggara.

Sejak 20 Mei 2019, status Gunung Sinabung diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga).

Baca Berita:

Bupati Karo dan Warga Kunjungi Funland Mikie Holiday

Nias Selatan Kembali Diguncang Gempa

“Erupsi disertai luncuran awan panas mengarah ke Tenggara 3,5 km, dan Selatan 3 km disertai terdengar suara gemuruh sampai ke pos PGA Sinabung,” kata Armen Putra.

Letusan Gunung Sinabung mencapai 7 kilometer ini langsung disikapi Polsek Simpang Empat. Para personel Polsek Simpang Empat langsung siaga dan membagikan masker kepada warga.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menegaskan tidak ada korban jiwa dari erupsi Gunung Sinabung yang terjadi Minggu sore.

“Laporan Pusdalops BPBD Karo  menyatakan tidak ada koran jiwa. Masyarakat sudah terbiasa melihat letusan Gunung Sinabung sehingga sudah paham dan tidak panik melihat letusan,” kata Sutopo.

Sutopo mengimbau  masyarakat, pengunjung agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan-timur, dan 4 kilometer  untuk sektor timur-utara.

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.  Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar waspada terhadap banjir lahan hujan,” kata Sutopo. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *