Capai 1.317 Kasus, Pemkab Karo Luncurkan Program Penanggulangan TBC

oleh -206 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana memukul gong di peluncuran Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Karo Tahun 2020-2024. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, di tahun 2019 mencapai 1.317 kasus. Di tingkat nasional, kasus TBC jumlahnya mencapai 842 ribu, tercatat setiap jamnya 13 orang meninggal akibat penyakit ini.

Dalam mengatasi penyakit TBC, Dinas Kesehatan Karo meluncurkan program Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Karo Tahun 2020-2024. Peluncuran program ini digelar di Hotel Green Garden, Berastagi, Selasa 3 November 2019.

Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam peluncuran program RAD Penanggulangan TBC, mengungkapkan, tuberkulosis masih menjadi masalah di Indonesia dan khususnya Sumatera Utara. Indonesia negara ketiga di dunia tertinggi kasus TBC.

“Sesuai data, di Indonesia ada sekitar 842.000 kasus baru tuberkulosis, terjadi 13 kematian per-jamnya akibat TBC. Sedangkan kasus TBC Kabupaten Karo Tahun 2019 sebesar 1.317 kasus,” katanya.

Menurutnya, mengatasi TBC penting dibuat sistem rujukan dan Puskesmas dilengkapi dengan laboratorium untuk mendiagnosis tuberkulosis. Pelayanan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dapat meningkatkan angka penemuan kasus TBC, meningkatkan angka kesembuhan dan kesuksesan program terhadap pengobatan pasien TBC.

Baca Berita:

Tunggak Tagihan Rp1 Miliar, PLN Putus Aliran Listrik ke PDAM Tirta Malem

AJI Surabaya Kecam Deportasi Jurnalis Yuli Arista dari Hongkong

Bupati menyebutkan, penemuan kasus menjadi penting agar penderita segera bisa diobati  dan tidak menularkan ke orang lain. Program RAD Penanggulangan TBC Kabupaten Karo Tahun 2020-2024 merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Karo dalam pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis.

“Dan  diharapkan mulai tahun 2020 kegiatan ini  dapat memberikan dampak kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Karo,” pungkasnya.

Peluncuran RAD Penanggulangan TBC Kabupaten Karo Tahun 2020-2024, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Khairani Ulfa,  Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Safrina Meliala, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Karo Abel Tarawai, Kepala Dinas Sosial Benyamin Sukatendel, Kepala Dinas BKKBN Seruan Sembiring, Direktur RSUD Kabanjahe Arjuna, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Karo Djoko Sujarwanto, para pimpinan OPD Pemkab Karo, dan Ikatan Dokter Indonesia dan Ikatan Bidan Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Safrina Meliala menjelaskan, RAD Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Karo Tahun 2020-2024 dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mengatasi serta mengeliminasi penyakit tuberkulosis.

Irna menjelaskan, program RAD tersebut memiliki tahapan mulai dari sosialisasi, penyusunan rencana aksi, konsultasi publik, rencana kerja penanggulangan tuberkulosis 2020-2024, review dan ekspos RAD. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *